BENGKULU, BE - Sejumlah nelayan tradisional di Kota Bengkulu mengaku kecewa dengan kebijakan yang diambil oleh Pemda Provinsi. Sebab, keputusan yang diambil pemerintah, selain dinilai tidak memberikan jalan keluar, juga dinilai tidak peka terhadap kehidupan mereka. \"Dalam aturan kita kan sudah jelas, alat tangkap pukat dilarang. Karena dampaknya sangat merusak ekosistem laut. Kok malah dikasih toleransi lagi. Kami nelayan kecil ini yang susah,\" kata Ujang (45), nelayan yang berdomisi di Keluarahan Pondok Besi, kemarin (8/3). Ia mengutarakan, seharusnya pemerintah langsung mengambil langkah bijak dengan cara merealisasikan alat tangkap yang ramah lingkungan. Terlebih, pemerintah pusat telah mengucurkan dana bantuan sebesar Rp 4 miliar untuk para nelayan. \"Bukannya bantuan langsung direalisasikan tapi malah memberikan toleransi sampai bulan September 2015 ini. Memangnya kalau bantuan yang sudah ada disalurkan aja kenapa. Ini kan aneh,\" ketusnya. Senada disampaikan Buyung (43), nelayan Kelurahan Malabero. Ia menambahkan, keputusan pemerintah memberikan waktu kepada nelayan pemilik trawl sama halnya mengadu domba antar nelayan. \"Sebenarnya nelayan yang harus pemerintah bantu mengganti alat tangkapnya kan tidak banyak. Kalau yang punya kapal-kapal besar tidak perlu dikasih karena mereka seharusnya bisa beli alat tangkap baru sendiri. Pemerintah jangan pelit dan menggunakan anggaran itu untuk pegawainya sendiri,\" ungkap Buyung. Terpisah, Wakil Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Bengkulu, Romi menuturkan, pihaknya sudah seringkali memfasilitasi pertemuan mengenai aturan larangan penggunaan trawl ini. Lembaganya sendiri selama ini cenderung bersikap netral. \"Kami tidak menolak kalau trawl dilarang. Tapi harus ada kompensasi juga buat nelayan yang tidak mampu membeli alat tangkap baru. Jadi tidak ada yang tersakiti,\" demikian Romi. (009)
Giliran Nelayan Tradisional Kecewa
Senin 09-03-2015,10:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 05-10-2026,11:13 WIB
Angelina Jolie Ungkap Kehancuran Gaza dari Citra Satelit, John Herdman Serukan Bantuan Palestina
Senin 05-10-2026,11:41 WIB
6 Weton Diprediksi Paling Beruntung Oktober 2026, Minggu Legi hingga Jumat Wage Kebanjiran Rezeki
Senin 05-10-2026,14:04 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Minta Pengelola Tempat Hiburan Lengkapi Izin Penjualan Mihol
Senin 05-10-2026,10:17 WIB
Marsal Abadi Pimpin PWI Bengkulu, Sukatno Jadi Ketua Dewan Kehormatan, Ini Pesan Helmi Hasan
Terkini
Senin 05-10-2026,16:23 WIB
Peralihan Kemarau ke Musim Hujan, Warga Bengkulu Diminta Rutin Pantau Prakiraan BMKG
Senin 05-10-2026,16:19 WIB
993 Titik Lampu Jalan Dipasang dan Diperbaiki di Kota Bengkulu, 446 Berdaya 30 Watt
Senin 05-10-2026,15:29 WIB
Olah Sekitar 2 Ton Sampah Organik per Bulan, Budidaya Maggot di Bengkulu Terintegrasi dengan Ternak Bebek
Senin 05-10-2026,15:22 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Temui OJK Bengkulu, Bahas Penguatan BPRS Fadilah
Senin 05-10-2026,14:55 WIB