TAIS, BE-Pelayanan prima yang digaung-gaungkan Pemkab Seluma dalam memberikan layanan publik kini seakan menjadi slogan belaka. Pasalnya, layanan publik secara langsung pada Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Dukcapil) yang menjadi tempat membuat KTP, KK dan dokumen kewarganegaraan lainnya ngadat hanya gara-gara ketersediaan perangkat komputer yang minim. Kantor Dinas Dukcapil sejak beberapa waktu terakhir hanya punya 2 unit komputer dan 1 unit printer untuk melayani ribuan masyarakat. Akibatnya, mestinya jika warga mengurus KTP, KK, Akta Kelahiran dan sebagainya cukup dalam waktu sehari, terpaksa menjadi memakan waktu yang lama hingga berbulan-bulan. Karena walau jumlah petugas Dinas Dukcapil yang lumayan banyak, tapi tak dapat bekerja maksimal dengan kondisi perangkat komputer yang sangat minim itu. Kepala Dinas Dukcapil, H Herkules Jeraim SH MH ketika dikonfirmasi, tak dapat membantah perihal tersebut. Diakuinya, pihaknya sejauh ini tak dapat menambah perangkat komputer yang ada karena nggarannya yang minim. Pasalnya, ketika pihaknya mengajukan anggaran pelayanan sesuai dengan kebutuhan, tak dipenuhi dalam pada APBD 2012 dan APBD-P. ”Kami tak bermaksud menyudukan tim anggaran maupun dewan, tapi masalah ini terjadi akibat anggarannya yang minim sekai,” katanya. Dikatakan Herkules, kebutuhan minimal dinasnya untuk pengadaan perangkat komputer pelayanan Dukcapil itu minimal sebanyak 10 unit komplet dengan printer. Ditambah dengan biaya pemeliharaan dan pengadaan pengganti bilama ketika komputer dan printer yang tengah digunakan terjadi kerusakan. Karena pengalaman selama ini, daya tahan penggunaan printer dan komputer yang dipakai non stop setiap hari kerja itu rata-rata hanya 4 bulan. Setelah itu perangkat akan rusak karena dipicu juga oleh kondisi byarpeet listrik PLN yang begitu parah. ”Kita akui layanan Dukcapil kita sekarang terhambat. Bukan karena masalah SDM, tapi persoalan perangkat pendukung kerja petugas, yaitu komputer dan printernya yang minim,” katanya. (444)
Komputer Minim, Layanan Dukcail Ngadat
Jumat 04-01-2013,12:35 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB