CURUP, BE - Musim hujan selain berdampak pada bencana alam seperti longsor dan banjir, juga rentan terhadap perkembangbiakan penyakit pada hewan ternak yang juga bisa berdampak pada manusia. Menurut Kepala Dinas Peternakan dan Peternakan Rejang Lebong, Ir Amrul Eby, saat musim hujan seperti sekarang ini, menjadi waktu yang baik untuk perkembangan suatu penyakit. Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah penyakit flu burung pada unggas dan penyakit kembung pada sapi. \"Saat musim hujan seperti ini memang waktunya sejumlah penyakit menyerang hewan ternak, bahkan bisa berdampak pada manusia. Oleh karena itu kita berharap kepada pemilik hewan ternak seperti unggas untuk waspada,\" pesan Eby. Menurut Eby, salah satu yang bisa dilakukan untuk mencegah terkenanya penyakit berbahaya. Pemilik ternak diharapkan menjaga kebersihan kandang hewan ternaknya karena dengan menjaga kebersihan kandang maka bisa menjaga hewan ternaknya dari terserang penyakit. Senada dengan yang disampakan Kadisnakkan Rejang Lebong, Kepala Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Curup, drh Piri Asdiayanto juga menjelaskan selain menjada kebersihan kandang, pemilik ternak juga dianjurkan menambah suplemen bagi hewan ternaknya sehingga kebal dari penyakit. \"Memang saat musim hujan dan panas seperti saat ini hewan ternak rentan terhadap penyakit menular,\" jelas Piri. Menurut Piri yang menjadi perhatian mereka terutama penyakit yang menular kepada manusia seperti flu burung dan rabies. Namun menurut Piri, hingga saat ini pihaknya belum menemukan kedua penyakit tersebut di Kabupaten Rejang Lebong. \"Untuk flu burung selama tahun 2015 ini belum ada kita temukan meskipun beberapa kali ada dugaan, namun setelah dilakukan pengujian dinyatakan negatif,\" jelas Piri. Lebih lanjut ia juga menjelaskan, di Rejang Lebong sendiri bisa dikatakan tidak ada penyakit endemis. Hal tersebut dikarenakan hewan ternak yang ada di Rejang Lebong pada umumnya dikandangkan sehingga terjaga dari kebersihan. Dan yang menjadi perhatian mereka adalah lalu lintas transaksi hewan dari luar Kabupaten Rejang Lebong. Karena menurut Piri, di kabupaten lain masih banyak hewan ternak yang dilepas liarkan sehingga rentan terkena penyakit. Oleh karena itu ia menyarankan agar setiap pembelian hewan ternak untuk dipastikan kesehatannya karena jangan sampai menular ke ternak lain yang ada di Rejang Lebong. \"Kalau masyarakat menemukan tanda-tanda yang mencurigakan baik pada unggas maupun hewan ternak lainnya, kita himbau segera melapor baik ke Dinas Peternakan langsung maupun kepada kita di Puskeswan,\" harap Piri. (251)
Waspada, Flu Burung Mengintai
Selasa 24-02-2015,11:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,19:26 WIB
Bank Tanah dan Pemkot Bengkulu Teken MoU, Dorong Optimalisasi Lahan untuk Pembangunan dan Kesejahteraan
Kamis 02-04-2026,14:34 WIB
Angin Segar, Gubernur Bengkulu Terbitkan SE Larang Bupati/Walikota Pecat PPPK, Ini Poin Pentingnya
Kamis 02-04-2026,15:24 WIB
Kadis Perpustakaan Bengkulu Selatan Baru Dilantik, Kadis Dukcapil Menunggu
Kamis 02-04-2026,15:17 WIB
Empat Rumah di Rejang Lebong Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp465 Juta
Kamis 02-04-2026,14:38 WIB
Seleksi Lelang Jabatan Eselon II Bengkulu Rampung, Hasil Tiga Besar Segera Diumumkan
Terkini
Kamis 02-04-2026,17:08 WIB
Pemkot Bengkulu Terapkan WFH Hemat Energi, Pejabat Eselon Tetap Wajib Ngantor
Kamis 02-04-2026,17:05 WIB
Sidang Lanjutan Korupsi Batu Bara Kian Panas, Ahli Bongkar Celah Dakwaan Jaksa
Kamis 02-04-2026,15:56 WIB
Pelindo Siapkan 215 Hektare Kawasan Industri di Pulau Baai, Bengkulu Dibidik Investor Asing
Kamis 02-04-2026,15:51 WIB
Pemerintah Salurkan Ratusan Ton Beras dan Minyak Goreng ke 25.173 Warga Bengkulu Selatan
Kamis 02-04-2026,15:45 WIB