LEBONG UTARA, BE - Untuk mengoptimalkan kegiatan perekaman elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) diseluruh wilayah Kecamatan, tahun ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lebong menganggarkan pengadaan alat perekaman e-KTP untuk 8 Kecamatan. Dana yang dianggarkan untuk pengadaan alat rekam ini senilai Rp 720 juta. Dijelaskan Kepala Dukcapil Lebong, Hanafi SH, kecamatan yang belum memiliki alat perekaman mencapai 8 Kecamatan. Masing-masing Kecamatan ituTopos, Bingin Kuning, Lebong Sakti, Amen, Uram Jaya, Pinang Belapis, Pelabai dan Kecamatan Padang Bano. \"Untuk nilai dananya mencapai Rp 720 juta untuk 8 alat atau lebih kurang masing-masing perangkat lebih kurang Rp 90 juta,\" terang Hanafi. Dikatakan Hanafi, untuk perekaman e-KTP sendiri tidaklah susah seperti yang dibayangkan. Jika tidak ada kendala teknis, tidak sampai satu jam proses perekaman e-KTP hanya dalam hitungan puluhan menit, jika memang tidak banyak antrean. Mulai dari proses perekaman hingga pencetakan e-KTP sangatlah cepat. \"Dengan syarat sudah ada KK (kartu keluarga, red) nasional dan tinggal memasukan data serta perekaman. Untuk biaya perekaman hingga pencetakan e-KTP, tidak dipungut biaya alias gratis. Jadi tidak ada lagi pungutan untuk e-KTP, termasuk pembuatan KK dan AK (akta kelahiran, red) juga tidak dipungut biaya,\" kata Hanafi. Untuk itu, jika nanti seluruh alat perekaman sudah ada diseluruh Kecamatan, lanjut Hanafi, diharapkan kepada masyarakat yang sudah wajib KTP untuk segera melakukan perekaman e-KTP. Apalagi tidak lama lagi akan adanya pelaksanaan Pilkada. Karena perekaman e-KTP, selain untuk mengoptimalkan pendataan kependudukan, juga membantu berbagai kepentingan kegiatan daerah lainnya yang membutuhkan data kependudukan. \"Kalau seluruh wajib KTP sudah selesai melakukan perekaman e-KTP, maka seluruh data wajib KTP termasuk data kependudukannya langsung tercatat ke pusat. Kalaupun nantinya ada wajib KTP yang mencoba akan melakukan pengganda e-KTP di wilayah yang sama ataupun berbeda, tidak akan bisa. Karena seluruh data sudah tecatat dan terdata secara elektronik,\" pungkas Hanafi.(777)
Alat Perekam Rp 720 Juta
Rabu 11-02-2015,15:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-11-2026,20:24 WIB
New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru
Senin 02-11-2026,11:21 WIB
Panduan Stek dan Sambung Pucuk Kopi Robusta, Cara Petani Bengkulu Tingkatkan Hasil Panen
Minggu 01-11-2026,20:20 WIB
Siap Melesat di Sepang, Pebalap Muda Binaan Astra Honda Bidik Podium IM4AC
Senin 02-11-2026,10:58 WIB
Gaji Sering Habis Sebelum Tanggal 15? Coba Atur Keuangan dengan Metode 50/30/20
Senin 02-11-2026,13:17 WIB
Ramalan Cinta 12 Shio November 2026, Ada yang Berpeluang Bertemu Pasangan Hidup!
Terkini
Senin 02-11-2026,16:04 WIB
Wawali Ronny Tobing Ikut Donor Darah Sambut HUT ke-29 Bank Mandiri Bengkulu
Senin 02-11-2026,16:01 WIB
Bukan Sekadar Proyek, Mian Minta Infrastruktur Bengkulu Tuntaskan Keluhan Rakyat
Senin 02-11-2026,13:25 WIB
Pemerintah Indonesia Desak Rusia Tak Lagi Rekrut WNI untuk Perang
Senin 02-11-2026,13:21 WIB