CURUP, BE - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rejang Lebong tahun 2015, dinilai belum berpihak pada masyarakat miskin. Salah satunya karena kecilnya anggaran kesehatan bagi 1.800 peserta Jamkesda. Berdasarkan informasi yang diperoleh Bengkulu Ekspress, anggaran untuk program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) diketahui hanya dianggarkan sebesar Rp 350 juta dari total pengajuan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Jumlah tersebut berbanding terbalik dengan tunjangan komunikasi intensif anggota DPRD Rejang Lebong yang dikabarkan mencapai Rp 1,4 miliar. Terkait dengan dana Jamkesda tersebut, saat dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Ahmad Juli, melalui Kasi Jamkesmas Sarmaulina membenarkan prihal dana Jamkesda yang hanya Rp 350 juta. Sarmaulina sendiri mengaku bila pihaknya kebingungan setelah mengetahui kecilnya anggaran pelayanan kesehatan yang tak sebanding dengan kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin di Rejang Lebong. \"Meskipun saat ini sudah ada BPJS Kesehatan, namun belum semua masyarakat Rejang Lebong diakomodir oleh BPJS Kesehatan,\" terang Sarmaulina. Menurut Sarmaulina, mereka yang belum tercover BPJS Kesehatan tersebut yang akan dibantu melalui Jamkesda. Bila mengacu pada tahun 2014 lalu. Dana Jamkesda dianggarkan sebesar Rp 2,8 miliar. Namun yang terpakai hanya sekitar Rp 1 miliar karena hanya ada 300 pasien Jamkesda yang memanfaatkannya. Berkaca pada pengalaman tahun 2014 tersebut, pihaknya hanya mengajukan untuk anggaran Jamkesda sebesar Rp 1,5 miliar. Dengan harapan dana tersebut bisa mengakomodir pelayanan Jamkesda di Rejang Lebong dalam satu tahun. Dengan anggaran hanya sebesar Rp 350 juta tersebut tentu saja anggaran tersebut dirasakan sangat kurang. \"Bila pada tahun 2014 lalu, dalam satu bulannya dana Jamkesda kita mencapai Rp 200 juta setiap bulannya, maka dengan dana sebesar Rp 350 juta maka hanya bisa mengakomodir maksimal 2 bulan,\" jelas Sarmaulina. Melihat kondisi tersebut, ia menjelaskan pihak Dinas Kesehatan akan berusaha membantu masyarakat hingga tercover BPJS Kesehatan. Selain itu pihaknya juga akan meminta pihak kelurahan atau desa untuk lebih selektif dalam mengeluarkan surat keterangan miskin untuk masyarakat yang akan menggunakan Jamkesda. (251)
APBD Belum Memihak Masyarakat Miskin
Rabu 11-02-2015,14:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-04-2026,13:55 WIB
Tersangka Asusila Laporkan Oknum Penyidik Polres Kaur ke Polda Bengkulu Usai Menang Praperadilan
Jumat 24-04-2026,16:53 WIB
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
Jumat 24-04-2026,13:58 WIB
DLH Seluma Tantang PT SSL Lepas Ikan di Kolam Limbah Terakhir
Jumat 24-04-2026,16:00 WIB
Kopi Bengkulu Diakui Berkualitas, Perlu Dorongan Branding Global
Jumat 24-04-2026,17:33 WIB
HUT ke-52, PPNI Provinsi Bengkulu Gelar Aksi Sosial dan Sunatan Massal
Terkini
Jumat 24-04-2026,17:33 WIB
HUT ke-52, PPNI Provinsi Bengkulu Gelar Aksi Sosial dan Sunatan Massal
Jumat 24-04-2026,16:53 WIB
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
Jumat 24-04-2026,16:29 WIB
Satpol PP Mukomuko Perketat Pengawasan Ternak Liar, Pemilik Terancam Denda Rp3 juta Jika Melanggar
Jumat 24-04-2026,16:24 WIB
Usulkan Dana Ratusan Miliar, Pemkab Mukomuko Prioritaskan 6 Ruas Jalan Strategis Lewat Skema Inpres 2026
Jumat 24-04-2026,16:15 WIB