AIR PERIUKAN, BE - Hujan deras yang terjadi kemarin sekitar pukul 16.00 WIB di Kabupaten Seluma dan sekitarnya, mengkibatkan longsor. Kali ini longsor terjadi diantara Desa Kembang Tanjung dan Padang Pelasan Kecamatan Air Periukan, sebanyak tiga titik lokasi yang berjarak ratusan meter. Akibat longsor ini, sekitar pukul 17.00 WIB arus lalu lintas dari Tais-Bengkulu serta sebaliknya mengalami macet total, dikarenakanratusan kubik tanah kuning ini menutupi ruas jalan. Beruntung dalam kejadian tidak ada korban jiwa. “Kami sekarang masih belum bisa melintas, dan saat ini macet semakin panjang setelah terdapat tanah longsor,” ujar salah seorang pengendara yang terjebak macet Herzon Gunaidi, kepada BE. Disampaiakan hingga pukul 18.00 WIB kemarin, satu unit eskafator dari Dinas Pekerjaan umum (PU) Seluma, baru tiba dilokasi untuk memindahkan genangan lumpur, serta pepohonan yang menutupi jalan. Dalam hitungan menit satu persatu titik longsor bisa teratasi. Namun evakuasi dan pembukaan akses kendaraan hanya dilakukan satu arah terlebih dahulu mengingat gundukan tanah cukuplah banyak. Sehingga Sat Lantas Polres Seluma turun tangan untuk mengatur kendaraan yang lewat secara satu arah. “Sat Lantas polres dan satu unit alat berat tengah bekerja sehingga akses jalan satu persatu bisa lewat,” bebernya. Naasnya, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang rendah belum bisa melintas lokasi. Mengingat terjangan air beserta lumpur cukuplah banyak sehingga menghambat evakuasi jalan yang dilakukan eksakafator tersebut. Dari keterangan narasumber BE menyebutkan, di tiga titik lokasi longsor juga telah ada sejumlah anggota Badan penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) yang juga ikut melakukan evakuasi lokasi longsor tersebut. Serta masyarakat setempat dibantu oleh anggota TNI dan Polri kemarin malam bersama-sama membantu membersihkan tanah yang ada di badan jalan. Terpisah, Kepala BPBD Seluma Drs H Azwardi membenarkan adanya kejadian tersebut. Disampaiakan, longsor yang terjadi di tiga titik mengakibatkan macet di sepanjang jalan. Bahkan sampai menjelang isa kemarin, kendaraan harus berhenti sampai Desa Tumbuan. Sejumlah alat berat masih bekerja membersihkan tanah yang menutupi ruas jalan. “Alat berat sudah bekerja untuk membersihkan tanah longsor yang menutupi badan jalan. Ini merupakan kejadian untuk kedua kalinya setelah sebelumnya juga pernah terjadi,” sampainya. Saat ini ruas jalan di Dusun Kembang Tanjung memang masih sering longsor. Apalagi saat hujan turun, dikarenakan ruas jalan lebih rendah, serta di sisi jalan terdapat perbukitan tinggi yang sewaktu-waktu bisa longsor jika terjadi hujan deras. Sementara itu, masyarakat diminta untuk segera melaporkan ke BPBD Seluma setiap terjadi longsor di ruas jalan tersebut. Karena sebelumnya sudah beberepa kali terjadi longsor. “Seluruh masyarakat diminta untuk waspada terhadap longsor dimana lokasi yang memang dianggap rawan,” katanya. (333)
Longsor di 3 Titik, Lalin Terputus
Jumat 06-02-2015,20:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 27-03-2026,11:27 WIB
Libur Lebaran, Sampah Jadi Sorotan di Wisata Lubuk Langkap
Jumat 27-03-2026,12:52 WIB
Pasca Lebaran, Harga Sawit di Mukomuko Masih "Perkasa" di Atas Rp3.000/Kg
Jumat 27-03-2026,11:51 WIB
Panen Raya Jagung Kuartal I 2026, Polresta Bengkulu Hasilkan 5 Ton Jagung di Kampung Melayu
Jumat 27-03-2026,12:55 WIB
Siasati Keterbatasan Anggaran, Pemkab Mukomuko Kejar Pembiayaan Kreatif untuk Proyek Strategis Nasional
Jumat 27-03-2026,15:58 WIB
Polres Bengkulu Selatan Panen Raya Jagung, Dukung Swasembada Pangan 2026
Terkini
Jumat 27-03-2026,17:55 WIB
Revitalisasi Eks Mess Pemda Dikebut, Disiapkan Jadi Kantor Wali Kota
Jumat 27-03-2026,17:53 WIB
BKSDA Ungkap Status Baru, Aktivitas Perambahan Ramai di Eks TWA Pantai Panjang
Jumat 27-03-2026,17:50 WIB
Pantai Panjang Kondusif di Akhir Libur Lebaran 2026, Kolaborasi Lintas Instansi Berbuah Positif
Jumat 27-03-2026,17:48 WIB
Posko Kesehatan Wisata di Kota Bengkulu Berjalan Optimal Selama Libur Lebaran
Jumat 27-03-2026,16:23 WIB