KABAWETAN, BE - Warga Kelurahan Tangsi Baru RT 03 RW 01 Kecamatan Kabawetan, Minggu (11/1) kemarin sekitar pukul 11.00 WIB heboh. Ini setelah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) setempat, Dwi Nova Sari (18) yang berprofesi sebagai buruh pemetik teh ditemukan tewas dalam posisi tergantung di dalam rumahnya. Data terhimpun dari warga sekitar, korban yang baru memiliki satu orang anak ini ditemukan dalam posisi tergantung, pertama kali oleh sang suami Nanang (21) yang bekerja di PT Sarana Mandiri Mukti (SMM). Waktu itu, suami korban masuk ke dalam kamar dan mendapati korban sudah dalam posisi tergantung. \"Kronologisnya kami kurang tahu pasti, yang jelas pada waktu itu suami korban berteriak minta tolong. Sehingga kami beserta sejumlah tetangga lainnya langsung menuju rumah korban. Waktu berada di dalam rumah korbanlah kami mengetahui, jika korban gantung diri,\" ungkap sejumlah warga setempat. Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno SSos MH melalui Kabag Ops AKP Rudy S SH dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, setelah menerima informasi sejumlah anggota langsung diturunkan ke TKP. \"Saat di TKP mayat korban sudah diturunkan oleh warga. Pertama kali ditemukan korban memang sudah tidak lagi bernyawa,\" katanya. Diterangkannya, dari olah TKP diketahui korban gantung diri di dalam kamarnya dengan menggunakan kain gendong warna terang memiliki corak batik. \"Kain itu diikat korban pada kayu kasau kamar. Waktu itu memang hanya korban sendiri yang berada di rumah, karena suami dan anaknya sedang berada di luar rumah,\" terang Rudy. Ia menambahkan, dari keterangan sejumlah saksi termasuk suami korban. Korban ini memang suka menyendiri dan kurang bergaul. Sedangkan dugaan yang melatarbelakangi perbuatan nekad korban belum bisa dipastikan. \"Kalau menurut suami korban, antara korban dan suaminya sebelum peristiwa itu terjadi biasa-biasa saja. Dalam artian tidak terjadi keributan apapun,\" ujar Rudy. Lebih jauh dikatakanya, yang jelas untuk latarbelakang masih didalami pihaknya. Melihat dari kondisi yang ada korban diduga kuat sengaja mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.\"Serangkaian penyelidikan masih kita lakukan, sehingga nantinya penyebab korban nekat gantung diri bisa dipastikan,\" tandasnya. (505)
Buruh Teh Tewas Gantung Diri
Senin 12-01-2015,14:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 31-07-2026,16:13 WIB
HIPKA Bengkulu Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus, Dorong Investasi Daerah
Jumat 31-07-2026,16:35 WIB
Agustus 2026, Ribuan KPM di Mukomuko Bakal Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Jumat 31-07-2026,16:18 WIB
PWI Provinsi Bengkulu Silaturahmi dengan Kapolda, Perkuat Sinergi Informasi untuk Pembangunan
Jumat 31-07-2026,16:04 WIB
Universitas Dehasen dan Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Sinergi Tri Dharma untuk Mendukung Pembangunan Daerah
Jumat 31-07-2026,16:25 WIB
Petani Sawit Mengeluh, Hanya 22 dari 42 PKS di Bengkulu Rutin Laporkan Harga TBS
Terkini
Jumat 31-07-2026,18:38 WIB
Pj Sekda Kota Bengkulu Apresiasi Bakti Sosial Kodim 0407 pada HUT Perdana Kodam XXI/Radin Inten
Jumat 31-07-2026,18:20 WIB
Babak Baru Dugaan Korupsi PLTA Musi, Sembilan Terdakwa Segera Jalani Sidang
Jumat 31-07-2026,16:52 WIB
Demam Padel Makin Meluas, D'Gendiz Championship Series II Siap Guncang Bengkulu
Jumat 31-07-2026,16:39 WIB
Cegah Karhutla di Mukomuko, Kapolres Tegaskan Ancaman Hukuman 15 Tahun Penjara Bagi Pembakar Lahan
Jumat 31-07-2026,16:35 WIB