JAKARTA - Pengamat Kepolisian, Muhammad Harris mengatakan perlu ada perubahan kepemimpinan di tubuh kepolisian. Menurutnya, perubahan itu bisa terwujud jika sosok Kapolri yang terpilih adalah sosok pemimpin yang tegas dan bertekad memberantas separatis di wilayah-wilayah rawan. \"Jangan sampai kasus Timor-timor kembali terulang,\" kata Harris dalam acara diskusi dengan tema \"Police Outlook 2015, Evaluasi dan Proyeksi Kinerja Polri \" di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (21/12). Selain itu, Haris juga meminta kepada Polri untuk membuat keterbukaan informasi publik. \"Laporan kan hak publik jadi harus dibuka dan ditangani secara transparan,\" katanya. Menurutnya, banyak masyarakat yang tidak tahu sampai di mana kasus yang dilaporkannya. \"Banyak masyarakat tidak tahu laporannya sampai mana, sehingga cukup membingungkan masyarakat,\" kata dia. Untuk itu, Haris memita kepada IPW untuk mendorong kepolisian membuka informasi seluas-luasnya kepada masyarakat. Di tempat sama, pengacara Eggy Sudjana meminta kepada Kompolnas untuk melakukan action dan memberikan pengawasan yang maksimal kepada aparat kepolisian. \"Kompolnas harus mengawasi aparat polisi sehingga tidak terjadi lagi keluhan-keluhan dari masyarakat,\" kata dia. Selain itu, Eggy juga meminta kepada IPW untuk memberikan masukan dan penilaian sehingga kepolisian tahu apa saja yang harus diperbaiki. Tak ketinggalan, Sekretaris Jendral Komisi Kepolisian Nasional (Sekjeb Kompolnas) Hadri Safriadi Cut Ali juga menilai kinerja kepolisian belum memuaskan. Pasalnya, masih banyak kinerja kepolisian yang dikeluhkan masyarakat terutama di bidang Reserse. \"Banyak masyarakat yang mengeluhkan kinerja kepolisian dalam menangani kasus sangat lambat,\" katanya. Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat untuk melapor ke Kompolnas bila dirugikan oleh aparat kepolisian. \"Kalau ada masalah lapor ke Kompolnas, nanti kami akan menyurati kepala kepolisian yang dilaporkan untuk menyelesaikan masalah yang dilaporkan,\" ucapnya. (awa/jpnn)
Pengganti Jenderal Sutarman Harus Bertekad Berantas Separatis
Senin 22-12-2014,08:25 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 04-04-2026,21:10 WIB
Heboh Cahaya Merah Melintas di Langit Sumatera, Diduga Fenomena Langit 2026
Sabtu 04-04-2026,15:01 WIB
Ratusan Warga Batu Kuning Terima Bantuan Pangan, Penyaluran Ditarget Rampung Dua Hari
Sabtu 04-04-2026,15:06 WIB
CJH Bengkulu Selatan Masuk Kloter 5, Berangkat 27 April 2026
Sabtu 04-04-2026,17:46 WIB
Kunjungan Wisatawan Meningkat, PAD Lebong Ditarget Tembus Rp70 Juta
Sabtu 04-04-2026,16:41 WIB
Dugaan Suap di Balik Ganti Rugi Tol Bengkulu–Taba Penanjung, Saksi Ungkap Penyerahan Uang ke Pejabat BPN
Terkini
Sabtu 04-04-2026,21:10 WIB
Heboh Cahaya Merah Melintas di Langit Sumatera, Diduga Fenomena Langit 2026
Sabtu 04-04-2026,19:59 WIB
Puting Beliung Terjang Selupu Rejang, Puluhan Rumah Rusak
Sabtu 04-04-2026,18:45 WIB
Baru 4 Tahun Jadi Jaksa, Harta Wira Arizona Capai Rp2,3 Miliar
Sabtu 04-04-2026,18:15 WIB
Hasil Riset Deep Intelligence Research (DIR): Sentimen Publik Terhadap Isu BBM Didominasi Kewaspadaan Tinggi
Sabtu 04-04-2026,18:08 WIB