CURUP, BE- Untuk memaksimalkan program Kluster Itik Talang Benih, Bank Indonesia (BI) Bengkulu mengirim 10 orang peternak untuk belajar beberapa daerah di Jawa Tengah, salah satunya Semarang. Mereka mendapat kesempatan langka tersebut berangkat hari ini. Sebelum berangkat ke Jawa Tengah tersebut, Kemarin (14/12) mereka berpamitan terlebih dahulu dengan Bupati Rejang Lebong H Suherman SE MM. Saat berpamitan di rumah dinas bupati Minggu (14/12) kemarin, bupati berpesan agar para peternak yang mendapat kesempatan tersebut untuk memanfaatkan kesempatan tersbeut. Peserta diminta aktif dan tak ragu bertanya bila belum paham. Kemudian bisa ditularkan kepada peternak lainnya saat tiba di Rejang Lebong nanti. \"Jangan sia-siakan kesempatan ini, kita diberikan kesempatan karena Bank Indonesia percaya dengan kita oleh karena itu jangan kita kecewakan,\" pesan Suherman. Lebih lanjut, Suherman menjelaskan, momentum kesempatan diberikan Bank Indonesia kali ini akan menentukan kesempatan kedepannya. Karena menurut bupati program kali ini berhasil maka tidak menutup kemungkinan Bank Indoensia akan membantu Rejang Lebong akan membantu pada sektor lainnya selain itik Talang benih. \"Selain itu, bila program ini berhasil, maka saya yakin siapapun bupati yang menggantikan saya nanti pasti dia akan mendukung kegiatan ini,\" tambah bupati. Selain itu, bupati juga berpesan kepada peternak yang berangkat ke Semarang untuk banyak belajar dan melihat perkembangan disana. Salah satunya mengenai teknologi pertanian. Karena mnueur bupati dijawa lokais pertanian sudah terbilang sempit namun bisa menghasilkan hasil pertanian maksimal. Hal tersbeut perlu diterapkan di Rejang Lebong. Mengingat semakin hari lahan pertanian di Rejang Lebong semakin sempit. Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Rejang Lebong Ir Amrul Eby menjelaskan. Kesepuluh peternak yang berangkat belajar ke Jawa tengah tersebut adalh perwkailan dari 5 kelompok tani yang ada di Rejang Lebong. Masing-masing kelompok tani tersebut adalah kelompok Ingin Maju, Pemuda Suka Karya dan Wanita Tani, ketiga kelompok tersbeut berasal dari Kelurahan Talang benih. Sementara sisanya masing-masing Kelompok Saluyu dan Desa Rimbi Recap dan Kelompok Belibis Sakti dari Desa Tunas Harapan. \"Peternak kita ini akan belajar didua daerah di Jawa Tengah yaitu di Kota Semarang dan Boyollai,\" ungkap Eby. Menurut Eby, para peternakan akan didampingi oleh satu orang penyuluh, perwakilan dari Bank Indonesia dan ia sebagai Kepala Dinas Peternakan dan perikanan. Para peternak ini akan mengunjungi beberapa lokasi yang selama ini dibina oleh bank Indonesia dan sudah berhasil. \"Beberapa lokasi yang akan mereka kunjungi seperti, sekolah kandang, Cluster pertanian organik dan sapi potong,\" terang Eby.(251)
Peternak Itik Cari Ilmu ke Semarang
Senin 15-12-2014,14:41 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,10:59 WIB
BPBD Kota Bengkulu Dirikan Dapur Umum di Tiga Titik Banjir
Senin 06-04-2026,11:15 WIB
Pemkab Bengkulu Selatan Usul 90 Formasi CPNS 2026
Senin 06-04-2026,14:10 WIB
Hujan Semalaman, Puluhan Titik di Kota Bengkulu Terendam Banjir
Senin 06-04-2026,11:13 WIB
396 Nelayan Bengkulu Selatan Kini Terlindungi Asuransi
Senin 06-04-2026,10:54 WIB
Dipimpin Wawali, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Muara Jenggalu Sejak Pagi
Terkini
Senin 06-04-2026,17:06 WIB
Wali Kota Bengkulu Ancam Tarik Paksa Mobil Dinas Tak Terawat
Senin 06-04-2026,17:04 WIB
Pemkot Bengkulu Raih Predikat Tertinggi Pelayanan Publik dari Ombudsman RI
Senin 06-04-2026,16:54 WIB
Astra Motor Bengkulu Gelar Kontes Layanan Honda Regional 2026, Dorong Standar Pelayanan Prima
Senin 06-04-2026,16:10 WIB
Mahasiswa Tri Muda Demo DPRD Bengkulu, Bakar Ban hingga Siapkan Tali Tambang
Senin 06-04-2026,16:03 WIB