Banner HONDA

Bupati Arie Dorong Komunikasi Terbuka, Ajak Mahasiswa Terlibat Bangun Daerah

 Bupati Arie Dorong Komunikasi Terbuka, Ajak Mahasiswa Terlibat Bangun Daerah

Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata SE MAP pad asat menjadi narasumber diskusi internasional bersama mahasiswa di Universitas Bengkulu, Sabtu 25 April 2026.-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COMBupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, menegaskan pentingnya komunikasi publik yang terbuka dan partisipatif dalam mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara dalam kegiatan diskusi internasional bersama mahasiswa di Universitas Bengkulu, Sabtu 25 April 2026.

Dalam forum yang diikuti mahasiswa, akademisi, serta menghadirkan narasumber internasional dari Thailand secara daring, Bupati Arie memaparkan pendekatan komunikasi yang diterapkan pemerintah daerah sebagai bagian dari strategi pembangunan.

Menurutnya, komunikasi publik yang efektif tidak hanya bersifat satu arah, melainkan harus mampu menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah.

“Komunikasi yang baik harus melibatkan masyarakat secara langsung, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Arie.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa pendekatan yang selama ini dijalankan pemerintah daerah, di antaranya membangun kedekatan dengan masyarakat, memanfaatkan media sebagai sarana informasi, serta membuka ruang dialog secara langsung.

“Kami terus membangun komunikasi dengan berbagai elemen, mulai dari masyarakat umum, pemuda hingga mahasiswa, agar tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung,” jelasnya.

Selain itu, pemanfaatan media sosial dan media massa juga menjadi sarana penting dalam menyampaikan informasi secara cepat dan luas kepada publik.

BACA JUGA:Pasar Panorama Tak Lagi Tampung Pedagang, Pemkot Bengkulu Cari Investor

BACA JUGA:140 Pro Player Ramaikan Mayday E-Sport Championship 2026 di Polres Kaur

“Media menjadi jembatan penting untuk menyampaikan program pemerintah sekaligus menerima respons dari masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Arie menekankan bahwa komunikasi dua arah menjadi kunci dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan responsif.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam pembangunan melalui komunikasi yang terbuka,” tegasnya.

Kegiatan diskusi berlangsung interaktif, di mana para mahasiswa aktif menyampaikan pertanyaan serta pandangan mereka terkait pembangunan daerah. Bupati pun mengapresiasi antusiasme tersebut sebagai bagian dari kontribusi generasi muda.

“Peran mahasiswa sangat penting sebagai agen perubahan. Kami terbuka terhadap ide, kritik, dan saran demi kemajuan Bengkulu Utara,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait