KEPAHIANG, BE - Ada yang menarik dalam pelaksanaan hearing di komisi III DPRD Kepahiang dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) kemarin (11/11). Pertemuan di ruang komisi III yang membahas proyek digelar secara tertutup. Basahan tersebut mengenai tuntutan warga Desa Warung Pojok Kecamatan Muara Kemumu yang keberatan dengan adanya proyek rehab jalan yang terindikasi dialihkan ke Desa Renah Kurung. hearing yang diikuti kontraktor proyek dan perangkat desa yang proyek pembangunan jalannya dialihkan tersebut dijaga ketat oleh petugas keamanan dalam (Kamdal) DPRD Kepahiang. Pantauan BE, sejumlah jurnalis yang akan meliput pelaksanaan hearing tersebut terpaksa harus menunggu diluar ruangan komisi III DPRD Kepahiang. Sementara itu, dikonfirmasi Waka I DPRD Kepahiang Andryan Defandra SE membantah jika jalanya pelaksanaan hearing tersebut dilakukan secara tertutup. \"Memang pintu komisi kami tutup tetapi pertemuan tadi (kemarin, red) terbuka kok,\" ujar Andryan. Dikatakannya, soal adanya dugaan pengalihan proyek pembangunan jalan tersebut sebenarnya sama sekali tidak ada. Menurutnya pembangunan jalan desa Warung Pojok yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Curup Rejang Lebong tetap diakomodir pada tahun 2014 ini dengan rehap jalan lebih kurang 100 meter. \"Tidak ada yang dialihkan, tahun ini kita akomodir sekitar 100 meter, dan selabihnya tahun depan 2015 jika Dinas PU mengajukan kembali proyek jalan desa Warung Pojok itu maka kami sebagai dewan akan menyetujuinya,\" jelasnya. Terpisah, Kepala Dinas PU Kepahiang Ir H Efredi Damri MSi membantah adanya dugaan pengalihan proyek pembangunan rehab jalan tersebut. Menurutnya proyek itu bukanya dialihkan, tapi memang proyek yang sifatnya rehap itu judulnya Bengko Warung Pojok. \"Bukan pengalihan, judulnya saja Bengko Warung Pojok, lagi pula proyek itu kita sifatnya hanya rehap saja,\" ungkapnya. Dikatakannya, proyek rehap jalan tersebut tidaklah berada pada satu titik, melainkan terpisah-pisah. \"Jalan itukan ada ke kanan dan kekiri. Dan kita nanti ada sisa tender kita akan akomodir rehap jalan yang rusak sampai ke Balai Desa itu yang panjangnya berkisar lebih kurang 50 sampai 100 meter, dan akan ada kerjaan yang dilakukan CCO,\" katanya. Sementara itu, setelah pelaksanaan hearing, Komisi III, Dinas PU bersama dengan perangkat Desa Warung Pojok langsung berangkat meninjau lokasi proyek rehab jalan yang dimaksud. Sebelumnya, 25 orang warga Desa Warung pojok mendatangi Dinas PU untuk menuntut pembangunan jalan yang tidak sesuai dengan papan merk yang berada di Desa mereka dan mendesak Dinas PU untuk membangun jalan yang sejatinya sudah tertera di LPSE dan pagu kegiatan sudah tertera kemudian seharusnya pembangunan tersebut dilakukan di Desa Warung Pojok, namun kegiatan ini dilakukan Di Desa Renah Kurung-Batu Bandung. Dana yang tertera Rp.725 juta lebih.(505)
Bahas Proyek, Dewan Hearing Tertutup
Rabu 12-11-2014,16:08 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,21:12 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 21 Maret 2026
Kamis 19-03-2026,19:10 WIB
Antisipasi Lonjakan Pasokan LPG Ditambah 7.840 Tabung
Kamis 19-03-2026,19:26 WIB
Jelang Idulfitri, Kapolres Bengkulu Utara Beserta DANDIM 0423 Gelar Patroli
Kamis 19-03-2026,19:19 WIB
Trafik JTTS Naik 109 Persen, Hutama Karya Catat Lonjakan Kendaraan Saat Mudik Lebaran 2026
Kamis 19-03-2026,19:01 WIB
Kapolres Rejang Lebong Pantau Arus Mudik dan Objek Wisata, Lalu Lintas Masih Lancar
Terkini
Jumat 20-03-2026,16:12 WIB
21 Masjid Gelar Salat Id Lebih Awal di Bengkulu Selatan
Jumat 20-03-2026,15:51 WIB
Ribuan Warga Muhammadiyah Rejang Lebong Gelar Shalat Idul Fitri di Lima Lokasi
Jumat 20-03-2026,15:44 WIB
Mudik Nyaman Bersama Honda, Ribuan Konsumen Setia Berangkat Pulang Kampung
Jumat 20-03-2026,15:40 WIB
Polda Bengkulu Siap Gelar Operasi Ketupat Nala 2026, Fokus Amankan Arus Mudik hingga Kawasan Rawan
Jumat 20-03-2026,09:17 WIB