ARGA MAKMUR, BE - Kenaikaan harga gas elpiji 12 kilogram (Kg) membuat pemilik usaha kuliner dan warung makan di Bengkulu Utara (BU) mengeluh. Pasalnya, masalah tersebut menyebabkan meningkatnya biaya produksi usaha tersebut. Menyikapi masalah tersebut, sejumlah pedagang berencana menaikkan harga dagangan mereka. Tapi, ada pula sebagian yang masih bertahan pada harga lama. Roni, salah seorang penjual Nasi Padang di Arga Makmur mengaku kecewa dengan kenaikan harga gas LPG tersebut, lantaran kenaikan ini dinilai terlalu mendadak tanpa adanya sosialisasi. \"Kita orang kecil ini yang bingung, kalau harga dinaikkan, nanti pelanggan banyak yang protes, kalau tidak dinaikkan gak dapat untung,\" tuturnya. Ditambahkannya, untuk saat ini pihaknya belum menaikkan harga Nasi padang yang ia jual, untuk nasi bungkus sambal ayam potong masih dibandrol dengan harga Rp 15 ribu per bungkus. Porsinya pun masih seperti porsi lama. Namun, untuk kedepannya pihaknya belum tahu apakah akan menaikkan harga jual atau tidak, yang jelas untuk saat ini belum ada. \"Biasanya pakai gas 12 Kg ini tahan untuk satu minggu,\" ujarnya. Jika harga gas di eceran Rp 130 ribu, kata Roni, itu sudah sangat tinggi. Untuk pindah ke gas 3 Kg, ia enggan, karena gas bersubsidi tersebut bukan diperuntukkan untuk pemilik usaha tapi rumah tangga. \"Nanti, mungkin harga tetap, tapi porsi berkurang, tapi kalau ada komplein dari pelanggan, kita akan coba naikkan harga,\" imbuhnya. (927)
Gas Naik, Warung Makan Ikut Naik
Kamis 06-11-2014,17:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 05-11-2026,12:33 WIB
Rekomendasi City Car Bekas Terhemat, Tangguh, dan Ekonomis untuk Perawatan
Kamis 05-11-2026,11:55 WIB
Cara Daftar BPJS Kesehatan Gratis ( PBI ) di Daerah 3T Bengkulu
Kamis 05-11-2026,15:00 WIB
PAD Mukomuko Mendekati 82 Persen, BKD Optimistis Lampaui Target 2026
Kamis 05-11-2026,11:13 WIB
Listyo Sigit Jadi Sorotan Media Internasional setelah Terseret Kasus Penyadapan Presiden
Kamis 05-11-2026,12:05 WIB
Panduan Klaim Asuransi Nelayan Bengkulu 2026, Ini Syarat dan Caranya
Terkini
Kamis 05-11-2026,15:31 WIB
Walikota Minta OPD Keroyokan Atasi Kemiskinan, UMKM hingga Kebutuhan Sekolah Jadi Perhatian
Kamis 05-11-2026,15:00 WIB
PAD Mukomuko Mendekati 82 Persen, BKD Optimistis Lampaui Target 2026
Kamis 05-11-2026,14:55 WIB
Wali Kota Bengkulu Keluarkan SE Larang ASN dan Pengunjung Kantor Pemkot Gunakan Vape
Kamis 05-11-2026,14:54 WIB
FGD Bersama DKP Provinsi Bengkulu dan Yayasan Latun, Pemkab Kaur Dukung Program KNMP 2027
Kamis 05-11-2026,14:51 WIB