PAD Mukomuko Mendekati 82 Persen, BKD Optimistis Lampaui Target 2026
Haryanto--
BENGKULUEKSPRESS – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mukomuko hingga awal November 2026 menunjukkan perkembangan positif. Capaian pendapatan daerah tersebut telah mendekati 82 persen dari target yang ditetapkan, sehingga Pemerintah Kabupaten Mukomuko optimistis realisasi PAD dapat melampaui 90 persen hingga akhir tahun anggaran.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Mukomuko, Haryanto, menyampaikan bahwa perkembangan tersebut menjadi indikator positif dalam upaya meningkatkan pendapatan yang bersumber dari potensi daerah sendiri.
Dengan target PAD berkisar Rp80 miliar hingga Rp85 miliar, pemerintah daerah terus mendorong optimalisasi berbagai sektor penerimaan agar target pendapatan tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal.
"Realisasi PAD sejauh ini menunjukkan perkembangan yang baik. Capaian pendapatan terus meningkat dari tahun ke tahun. Kami optimistis hingga akhir Desember 2026 nanti realisasinya bisa melampaui 90 persen dari target yang telah ditetapkan," ujar Haryanto.
BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan, BI Salurkan Mesin Panen Padi untuk Petani Mukomuko
BACA JUGA:Realisasi APBD-P 2026 Mukomuko Berpacu dengan Waktu, Ini Penjelasan BKD
Ia menjelaskan, salah satu sumber penerimaan yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap PAD Kabupaten Mukomuko berasal dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dengan nilai sekitar Rp26 miliar.
Selain sektor tersebut, BKD juga terus mendorong optimalisasi penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), retribusi pasar, retribusi parkir, serta pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan puskesmas.
Menurut Haryanto, berbagai sektor tersebut memiliki potensi yang perlu dikelola secara optimal agar dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah.
"Potensi pendapatan daerah tidak hanya berasal dari pajak kendaraan. PBB, retribusi pasar, parkir, serta pendapatan BLUD juga perlu terus kita optimalkan. Semua sektor tersebut memiliki peran dalam mendukung peningkatan PAD Kabupaten Mukomuko," jelasnya.
Optimalisasi PAD menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah di tengah penyesuaian kemampuan keuangan daerah. Dengan meningkatnya pendapatan dari sumber lokal, pemerintah diharapkan memiliki ruang fiskal yang lebih kuat untuk mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Haryanto menambahkan, pengelolaan pendapatan daerah juga perlu didukung dengan perencanaan anggaran yang realistis. Pemerintah daerah harus menyesuaikan target pendapatan dan belanja dengan kemampuan keuangan serta kepastian sumber penerimaan.
Melalui optimalisasi pajak daerah, retribusi, dan pendapatan BLUD, Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah semakin meningkat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah memperkuat kemandirian fiskal dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat.
Pemerintah daerah akan terus mendorong pengelolaan potensi pendapatan secara terarah agar penerimaan daerah dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Mukomuko. (**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
