BENTENG, BE - Gejolak dikalangan kepala desa (Kades) di wilayah Kabupaten Benteng, membuat Pemerintah Daerah (Pemda) mengambil langkah tegas dengan langsung mendatangkan pejabat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pejabat Dirjen PMD Kemendagri Nuryanto, MPA didatangkan untuk mensosialisasikan Peraturan Pemerinta (PP) Nomor 43 Tahun 2014 tentang pengangkatan Pejabat Sementara (Pjs) Kades, disetiap desa yang sudah habis massa kepemimpinan kepala desa. \"Dalam PP Nomor 43 2014 disebutkan Pjs Kades harus dari kalangan PNS. Jadi yang Kadesnya sudah habis tidak bisa diangkat PJS,\" ungkap Asisten I Pemda Benteng Hendri Donal SH MH. Dikarenakan di Benteng Kades yang memasuki batas akhir jabatan di tahun 2014 ini mencapai ratusan desa, muncul gejolak penolakan peraturan turunan dari Undang-Undang Desa tersebut. Pemda meminta Kemendagri menjelaskan langsung kepada para Kades. Sebab aturan tersebut tidak dapat ditolak oleh pemerintah daerah. \"Aturan ini tidak dapat ditolak, sebab turunan dari UU Desa. Bila tidak dilaksanakan artinya kita melawan hukum,\" terangnya. Pun demikian Hendri mengatakan, bila gejolak dikalangan kepada desa se-Kabupaten Benteng akhir-akhir ini, merupakan bentuk ketidaktahuan masing-masing Kades mengenai aturan perintah terbaru itu. Sehingga harus dilakukan sosailasi untuk menjelaskan secara rinci mengai aturan yang berlaku. \"Harapan kita jika sudah disosialisasikan semuanya memahami bahwa ada aturan hukum yang membuat kita harus mengangkat PJS Kades dari kalangan PNS bila tidak ya melanggar hukum,\" katanya. (320)
Sosialisasi PP 43 Tahun 2014
Sabtu 01-11-2014,15:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 25-10-2026,19:00 WIB
Puncak Honda Bikers Day 2026, 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan di Ambarawa
Senin 26-10-2026,11:54 WIB
Dino Patti Djalal Buka Suara, Tegaskan 28 Tahun Mengabdi untuk Indonesia dan Bantah Tak Nasionalis
Senin 26-10-2026,09:47 WIB
Laporan Rahasia CIA Terungkap, Israel Dibayangi Ancaman Perang Saudara! Ini Pemicunya
Senin 26-10-2026,09:37 WIB
Karhutla Didorong Jadi Bencana Nasional, Nuroji Soroti Konsekuensi yang Harus Dipertimbangkan
Senin 26-10-2026,09:23 WIB
Bentuk Segitiga di Telapak Tangan, Benarkah Jadi Pertanda Datangnya Rezeki?
Terkini
Senin 26-10-2026,14:44 WIB
Peran Pesantren Dinilai Besar, Bapperida Mukomuko Dorong Kebijakan Lebih Berpihak
Senin 26-10-2026,14:34 WIB
SP3 Kasus Sawit 1,5 Ton Digugat, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan SKT 1987
Senin 26-10-2026,14:31 WIB
Polisi Masuk Sekolah, Kapolres Mukomuko Bahas Bullying hingga Game Online
Senin 26-10-2026,14:06 WIB
Helm, Sabuk Pengaman, dan Surat Kendaraan Jadi Sorotan dalam Operasi Patuh Nala 2026 di Mukomuko
Senin 26-10-2026,14:01 WIB