TAIS, BE- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma mengalami kekosonggan vaksin rabies. Kekosonggan vaksin ini terjadi sejak Mei lalu. Beruntung ditahun 2014 ini penderita rabies ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2013 lalu. \"Untuk vaksin rabies ini kita telah mengusulkan ke Dinas Kesehatan Provinsi. Serta hanya menggunakan vaksin tersisa dari tahun 2013 lalu,\" ujar Kepala Dinas Kesehatan(Dinkes) Kabupaten Seluma, H Yansyah Nawawi SKM, MKes melalui Pengelola Program Rabies, Wedi Lutvi. Bebernya lagi, pengadaan vaksin rabies sendiri saat ini masih dalam proses pembelian oleh pihak ketiga. Setelah dianggarkan oleh Pemda Seluma untuk pengadaan ini. Sehingga dengan kekosongganpun telah disampaiakan ke Dinas Kesehatan provinsi Bengkulu untuk ditindaklanjuti. “Untuk pengadaan vaksin sendiri masih dalam proses termasuk laporan ke Dinkes prov. Diharapkan vaksin ini bisa segera terisi kembali,\" harapnya. Disampaikan ditahun 2013 penderita rabies berjumlah 126 pasien sedangkan ditahun 2014 berjumlah 63 pasien. Sedangkan lokus rabies ini paling banyak terjadi dikawasan Pajar Bulan Kecamatan Semidang Alas dengan jumlah 10 pasien. Namun peningkatan lokus ditahun ini terjadi di Desa Rimbo Kedui Kecamatan Seluma Selatan. Terang Wedy, penderita rabies dapat terus meningkat setelah musim kawinya dari hewan peliharaan jenis, kucing, anjing serta hewan liar lainnya. \" Rabies akan meningkat jumlahnya setelah tingkat perkawinan hewan liar,\" sampainya. // 3 Penderita TBC Tewas Disisi lain, justru penderita Tuber Colosis (TBC) dari tahun ketahun 2012 dan 2013 sebanyak 3 orang meninggal dunia. Hanya saja jumlah penderita TBC dari tahun ketahun mengalami penurunan. Seperti tahun 2012 jumlah penderita 216 dengan 1 penderita meninggal Dunia. Sedangkan ditahun 2013 berjumlah 261 hanya saja penderita yang meninggal dunia berjumlah 2 orang. Namun ditahun 2015 ini jumlah penderita TBC berjumlah sebanyak 120 orang. Hanya saja untuk tahun 2014 ini belumlah pasti penderita namun melainkan harus diveritifikasi ulang dan melakukan tes dari dahak terduga terjangkit TBC ini. \"Penderita TBC tahun ini sebanyak 120 orang masih dilakukan veritifikasi ulang dan diperlukan pengambilan sampel penderitanya,\" tegasnya.(333)
Penderita Rabies Turun
Rabu 08-10-2014,20:36 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 17-04-2026,17:28 WIB
Pledoi di Sidang Korupsi Pasar Panorama, Bujang HR Klaim Tak Terima Uang, Sebut Hanya Lalai Administrasi
Jumat 17-04-2026,17:33 WIB
Semarak HUT ke-25 Pino Raya, Wabup Bengkulu Selatan Ajak Tingkatkan Semangat Pembangunan
Jumat 17-04-2026,17:23 WIB
300 Unit RTLH Bengkulu Dapat Bantuan BSPS 2026, 174 Rumah Lolos Verifikasi Tahap Awal
Jumat 17-04-2026,17:27 WIB
BULOG Bengkulu Pastikan Minyakita Aman di Pasar, Harga Tetap Sesuai HET
Jumat 17-04-2026,17:25 WIB
Pemkot Bengkulu Gandeng Perpamsi, Benahi Kinerja Perumda Tirta Hidayah
Terkini
Sabtu 18-04-2026,16:41 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Komunitas Drone dan Fotografi Ramaikan Karnaval Batik Besurek 2026
Sabtu 18-04-2026,15:47 WIB
Bengkulu di Ring of Fire, Masyarakat Didorong Mandiri Hadapi Bencana
Sabtu 18-04-2026,15:38 WIB
Egrek Sentuh Kabel PLN, Pemuda di Seluma Meninggal di TKP
Sabtu 18-04-2026,15:31 WIB
Atraksi PSHT dan IKSPI Pukau Warga di HUT ke-25 Pino Raya
Sabtu 18-04-2026,15:18 WIB