Banner HONDA

Atraksi PSHT dan IKSPI Pukau Warga di HUT ke-25 Pino Raya

 Atraksi PSHT dan IKSPI Pukau Warga di HUT ke-25 Pino Raya

Perayaan HUT ke-25 Kecamatan Pino Raya semakin semarak dengan penampilan atraksi pencak silat dari PSHT yang berkolaborasi dengan IKSPI. -IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kecamatan Pino Raya semakin semarak dengan penampilan atraksi pencak silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berkolaborasi dengan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI). 

Penampilan tersebut menjadi salah satu suguhan yang paling menyita perhatian masyarakat.

Atraksi diawali dengan salam penghormatan dan salam pembukaan perguruan sebagai bentuk penghormatan kepada tamu undangan serta masyarakat yang hadir.

Selanjutnya, para pesilat menampilkan gerakan jurus anggota PSHT yang dilanjutkan dengan jurus dari IKSPI. Penampilan semakin menarik saat jurus tunggal ditampilkan secara bergantian, masing-masing oleh Govinda dari PSHT dan Edri dari IKSPI.

Tidak hanya menampilkan keindahan gerakan, atraksi juga diwarnai dengan demonstrasi pematahan batu bata hebel yang memukau. Aksi tersebut dilakukan oleh sejumlah pesilat PSHT, di antaranya Sarno yang mematahkan bata menggunakan satu kaki, Govinda dengan teknik ekstrem menggunakan bola lampu, kepala, dan dagu, serta Rehan yang mematahkan bata menggunakan siku.

BACA JUGA: Semarak HUT ke-25 Pino Raya, Wabup Bengkulu Selatan Ajak Tingkatkan Semangat Pembangunan

BACA JUGA:Wali Kota Bengkulu Ikut Berhaji, Persiapan Keberangkatan Jemaah 2026 Capai Tahap Akhir

Puncak atraksi ditampilkan oleh Faizal Hatake dari IKSPI melalui demonstrasi dengan mata tertutup (tali pati). Dalam aksi tersebut, Faizal berhasil memecahkan balon yang ditempatkan di anggota tubuh tamu undangan, termasuk camat, anggota DPRD, dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan. Ia juga menunjukkan kemampuan dengan menebak warna bendera dalam kondisi mata tertutup.

Ketua PSHT Bengkulu Selatan, Wakimin, yang juga merupakan prajurit berprestasi dari Kodim 0408 Bengkulu Selatan, menyampaikan bahwa keikutsertaan pencak silat dalam perayaan ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan seni bela diri sebagai wadah positif bagi generasi muda.

“Keikutsertaan pencak silat ini merupakan bagian dari upaya mengenalkan seni bela diri yang menjadi wadah positif bagi anak muda Bengkulu Selatan,” ujarnya.

Atraksi ditutup dengan salam penghormatan sebagai penutup rangkaian penampilan, yang disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat.

Penampilan kolaborasi PSHT dan IKSPI ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi simbol kekompakan serta pelestarian seni bela diri tradisional di tengah masyarakat. (117)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: