CURUP, BE - Ha (50) mantan Kepala SMPN 1 Curup Tengah, dilaporkan Komarudin (67), warga Desa Air Duku Kecamatan Selupu Rejang ke pihak kepolisian. Laporan yang disampaikan Komarudin terkait dugaan penggelapan uang puluhan juta untuk pembelian meubeler jenis kursi yang dipesannya kepada korban, Juli tahun 2013 lalu. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Bengkulu Ekspress, aksi penggelapan tersebut terjadi saat Ha masih menjabat kepala sekolah. Kejadian itu bermula saat Ha memesan 60 pasang kursi belajar siswa kepada korban yang berprofesi sebagai pembuat meubeler di Jalan Bhayangkara Kecamatan Curup dengan nilai Rp 22 juta. Sebagai tanda jadi transaksi tersebut, Ha memberikan panjar sebesar Rp 1 juta. Karena sudah kenal dengan Ha dan Komarudin tidak merasa curiga kemudian ia menyanggupi dan menerima pesanan tersebut dengan perjanjian, sisa uang akan diserahkan Ha dalam tempo sebulan. Setelah disepakati kerjasama tersebut, beberapa bulan kemudian kursi pesananan Ha telah selesai dikerjakan. Setelah selesai dikerjakan, kemudian korban mengantar kursi belajar tersebut ke SMPN 1 Curteng. Setelah jatuh tempo, korban mendatangi Ha dan menagih uang sisa pembayaran tersebut. Semula, Ha menjanjikan akan membayar sesegera mungkin. Namun, apa dikata, hingga saat Ha tidak lagi menjabat sebagai kepala sekolah lantaran dimutasi, Ha tak kunjung membayar sisa uang itu kepada korban. Terkait dengan prihal penggelapan tersebut, Kapolres Rejang Lebong AKBP Edi Suroso SH membenarkan perihal tersebut dan pihaknya telah menerima laporan korban. \"Setelah laporan korban kita terima, saat ini kita tengah mempelajari laporan korban serta meminta keterangan dari sejumlah saksi,\" jelas Edi Suroso. Sementara itu , Kepala Dinas Pendidikan Rejang Lebong, Zakaria Effendi mengaku telah mengetahui permasalahan itu. Bahkan, Zakaria telah sempat melakukan mediasi antara korban dengan Kepala Sekolah SMPN I pengganti Ha. \"Beberapa waktu lalu korban memang mendatangi saya untuk menanyakan pembayaran pesanankursi yang dilakukan Ha saat menjabat sebagai kepala sekolah. Setelah itu saya sudah melakukan mediasi karena perihal tersbeut masih menjadi tanggung jawab Ha, namun sepertinya belum selesai hingga kasus ini bergulir ke ranah hukum,\" jelas Zakaria. (251)
Mantan Kepsek Dipolisikan
Kamis 02-10-2014,14:08 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-11-2026,20:24 WIB
New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru
Minggu 01-11-2026,20:20 WIB
Siap Melesat di Sepang, Pebalap Muda Binaan Astra Honda Bidik Podium IM4AC
Minggu 01-11-2026,20:16 WIB
Rofikoh Widiyati Terpilih sebagai Guru Inspiratif Astra Honda 2026 Regional Bengkulu
Minggu 01-11-2026,20:13 WIB
Wujud Kepedulian Kemanusiaan, Astra Motor Padang Jati Gelar Aksi Donor Darah
Senin 02-11-2026,08:00 WIB
Curi Perhatian Netizen! Kolaborasi Shopee 11.11 Big Sale Bareng no na Raih 21 Juta Views di TikTok
Terkini
Senin 02-11-2026,11:21 WIB
Panduan Stek dan Sambung Pucuk Kopi Robusta, Cara Petani Bengkulu Tingkatkan Hasil Panen
Senin 02-11-2026,10:58 WIB
Gaji Sering Habis Sebelum Tanggal 15? Coba Atur Keuangan dengan Metode 50/30/20
Senin 02-11-2026,08:00 WIB
Curi Perhatian Netizen! Kolaborasi Shopee 11.11 Big Sale Bareng no na Raih 21 Juta Views di TikTok
Minggu 01-11-2026,20:24 WIB
New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru
Minggu 01-11-2026,20:20 WIB