TUBEI,BE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tubei terus berupaya merampungkan berkas perkara tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium pemantau kualitas air di Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Lebong tahun 2013 lalu. Jaksa menargetkan memeriksa 5 pimpinan perusahaan yang terkait kasus ini. Bahkan kemarin, tim penyidik Kejari sudah memeriksa 2 direktur yang ikut dalam proses tender pengadaan alat tersebut. Masing masing direktur CV Riditama Yudi Wartono dan Direktur CV Tuan RAjo Bintang Yozel. Hal ini diungkapkan oleh Kajari Tubei, R. Dodi Budi Kelana SH MH melalui Kasi Pidsus Rizal Edison SH. \"Selain 2 perusahaan ini akan ada pemanggilan 2 atau 3 perusahaan lagi yang sebelumnya ikut dalam proses tender pengadaan alat lab ini, termasuk perusaahan pemenang lelang. Yang rencananya akan dipenggil pada minggu depan,\" jelas Rizal. Diketahui, dalam kasus dugaa korupsi ini Kejari Tubei sudah menetapkan 2 tersangka, masing-masing MY selaku Pengguna Anggaran (PA) merangkap PPK dan EM selaku PPTK. Anggaran untuk pengadaan alat laboratorium pemantau kualitas air ini ialah sebesar Rp. 365,458 juta yang bersumber dari APBD tahun 2013. Hanya saja dari hasil audit yang dilakukan oleh BPKP Bengkuludiketahui jika realisasi yang dilakukan sesuai dengan SP2D mencapai Rp 325,606 juta (tidak termasuk PPN), sedangkan harga barang yang diterima (tidak termasuk PPN) adalah sebesar Rp 91,083 juta. Diduga dalam pengadaan alat laboratorium ini telah mengakibatkan terjadinya kerugian negara mencapai Rp 234,522 juta.(777)
Jaksa Periksa 5 Perusahaan
Rabu 17-09-2014,15:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-04-2026,10:23 WIB
105 Perwira Dimutasi, Ini Daftar Nama dan Jabatan Baru di Polda Bengkulu
Jumat 10-04-2026,15:08 WIB
Kapolda Bengkulu Bagikan Nasi Kotak di Rutan, Tanamkan Harapan bagi Tahanan
Jumat 10-04-2026,11:23 WIB
Pemkot Bengkulu Terapkan WFH Tiap Jumat, Wali Kota Ingatkan ASN Jangan Abaikan Pelayanan Publik
Jumat 10-04-2026,15:03 WIB
Sidang Korupsi Tambang, Beby Hussy Bantah Terlibat Soal Perizinan
Jumat 10-04-2026,11:20 WIB
HIV di Bengkulu Capai 1.235 Kasus, Dinkes Perluas Layanan Pengobatan
Terkini
Jumat 10-04-2026,19:05 WIB
Oknum Mahasiswa Terciduk Edarkan Sabu di Kawasan Sekolah, Polisi Amankan 40 Paket Sedotan Merah
Jumat 10-04-2026,15:08 WIB
Kapolda Bengkulu Bagikan Nasi Kotak di Rutan, Tanamkan Harapan bagi Tahanan
Jumat 10-04-2026,15:03 WIB
Sidang Korupsi Tambang, Beby Hussy Bantah Terlibat Soal Perizinan
Jumat 10-04-2026,14:58 WIB
Pastikan Sejalan dengan Visi Nasional, Pemkab Mukomuko Tunggu Juknis KemenPPPA Terkait Hari Anak 2026
Jumat 10-04-2026,14:55 WIB