BINDURIANG, BE - Warga desa di Kecamatan Binduriang mengelukan pelayanan di Kantor Camat Binduriang. Sebab, kantor camat ini sering kosong ditinggal PNS yang tidak masuk kerja atau bolos pada jam kerja. Mirisnya lagi warga yang membutuhkan pelayanan di kantor tersebut hanya bisa bertemu dengan tenaga honorer saja. Salah satu warga Desa Kepala Curup, Badri (25) mengatakan untuk mengurus sesuatu hal di kantor Camat Binduriang, sangat kesulitan. Karena pada saat datang ke kantor tersebut, tidak ada PNS-nya. \'\'Yang ada hanya tenaga honorer saja. Padahal kepentingan kita mendadak,\'\' ungkap Badri. Hal senada disampaikan masyarakat peduli Lembak, Daeng Oktora. Menurutnya, Kantor Camat Binduriang ramai pada bulan muda saja, ketika PNS tersebut menerima gaji saja. Ia berharap Camat Binduriang dapat memberi sanksi tegas terhadap PNS yang malas tersebut. Menanggapi hal tersebut, Camat Binduriang, Furkan mengatakan bahwa akan memberi sanksi tegas kepada PNS yang malas tersebut. Sebab sudah diperingatkan secara lisan bahwa hari kerja seluruh PNS bisa kerja di Kantor Camat dan tidak ada alasan untuk tidak berangkat kerja. (212)
Warga Keluhkan Layanan Kantor Camat
Kamis 04-09-2014,15:16 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,16:39 WIB
Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi
Rabu 18-03-2026,13:36 WIB
Harga LPG 3 Kg Melonjak, Warga Bengkulu Selatan Keluhkan Kelangkaan
Rabu 18-03-2026,15:38 WIB
Rumah Warga Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta
Rabu 18-03-2026,13:33 WIB
Dandim 0408/BS Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Personel dan PNS
Rabu 18-03-2026,13:14 WIB
Babinsa Bersinergi Jaga Arus Mudik di Pos Pengamanan Bunga Mas
Terkini
Rabu 18-03-2026,16:39 WIB
Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi
Rabu 18-03-2026,16:09 WIB
ASN Dilarang Bawa Kendaraan Dinas Keluar Bengkulu Saat Lebaran
Rabu 18-03-2026,15:38 WIB
Rumah Warga Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta
Rabu 18-03-2026,15:36 WIB
Gas LPG Melonjak, Disdag Bengkulu Selatan Minta Warga Laporkan Pelanggaran
Rabu 18-03-2026,15:33 WIB