BENGKULU, BE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu akan menggelar rapat koordinasi terkait hasil evaluasi semua KPU kabupaten/kota di Bengkulu. Selain menjanjikan tindakan tegas bagi penyelenggara bermasalah, KPU Provinsi mencoret nama personil bermasalah. \"Kita akan berikan sanksi sesuai dengan kesalahan penyelenggara tersebut. Untuk panitia ad-hock, kalau bermasalah akan kita coret dan tidak akan kita gunakan lagi,\" kata Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan ditemui BE, kemarin. Sementara itu, untuk pejabat KPU kabupaten/kota akan langsung diserahkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk sanksinya. Dicontohkannya, KPU Seluma sempat mendapatkan sanksi teguran keras oleh DKPP. Untuk beberapa KPU bermasalah tersebut, lanjut Irwan, KPU Provinsi hanya akan memberikan pembinaan agar tidak mengulangi kesalahan dan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada. \"Kalau untuk KPU, yang berhak memberhentikan itu DKPP,\" ungkap Irwan. Hasil evaluasi ini, kata Irwan akan diserahkannya ke KPU RI untuk bahan evaluasi secara nasional. Menurut Irwan, sebenarnya tidak begitu besar kesalahan yang dilakukan oleh anggotanya di lapangan. Pasalnya, beberapa kesalahan hanya terkait administrasi saja. \"Kita berharap dengan adanya adanya evaluasi ini, kredibilitas KPU bisa terjaga di mata masyarakat dan peserta pemilu,\" ujarnya. Tak jauh berbeda dengan KPU, Bawaslu Provinsi Bengkulu juga berencana melakukan evaluasi untuk semua panitia pengawas saat melakukan tugas pada Pemilihan Legislatif (pileg) dan Pemilihan Presiden (pilpres) lalu. Beberapa panitia pengawas juga akan langsung dicoret dan tidak akan diikutsertakan lagi jika terindikasi melakukan kecurangan. \"Nanti juga akan ada evaluasi seara nasional,\" kata Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Parsadaan Harahap. Selain melakukan evaluasi, Parsadaan melanjutkan, pihaknya juga akan melakukan rekruitmen ulang. Pasalnya masa jabatan panwaslu yang ada sekarang telah habis hingga Desember mendatang. \"Nanti Bawaslu RI yang akan memberi petunjuk mengenai mekanisme perekrutannya. Panwaslu sekarang ini SK hanya untuk pileg dan pilpres saja, dan habis dua bulan setelah tahapan pilpres selesai,\" tutupnya. (609)
Penyelenggara Bermasalah Dicoret
Senin 01-09-2014,22:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 02-05-2026,08:07 WIB
Mandi di Muara, Pelajar 14 Tahun Meninggal
Sabtu 02-05-2026,08:01 WIB
Pembangunan 5 Unit RTLH TMMD Ke-128 Seluma Dikebut
Sabtu 02-05-2026,08:03 WIB
Enam Rumah di Rejang Lebong Terbakar, Kerugian Capai Rp 600 Juta
Sabtu 02-05-2026,14:31 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Jenguk Bocah Korban Penculikan
Sabtu 02-05-2026,17:06 WIB
Menko Zulhas Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Bengkulu, Target Rampung Juli 2026
Terkini
Sabtu 02-05-2026,17:09 WIB
Polda Bengkulu Selidiki Kematian Induk dan Anak Gajah di Mukomuko, Tunggu Hasil Laboratorium
Sabtu 02-05-2026,17:06 WIB
Menko Zulhas Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Bengkulu, Target Rampung Juli 2026
Sabtu 02-05-2026,16:58 WIB
Buruh Bangunan Ditangkap, Diduga Curi HP Warga di Ratu Agung
Sabtu 02-05-2026,16:56 WIB
Kapolda Bengkulu Resmikan Bedah Rumah ke-70, Tegaskan Komitmen Hadir untuk Masyarakat
Sabtu 02-05-2026,16:54 WIB