Enam Rumah di Rejang Lebong Terbakar, Kerugian Capai Rp 600 Juta
Enam Rumah di Rejang Lebong Terbakar, Kerugian Capai Rp 600 Juta-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM- Peristiwa kebakaran hebat terjadi di Gang Berdiri Kari, Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Jumat 1 Mei 2026 malam. Sedikitnya enam rumah terdampak dalam kejadian tersebut dimana tiga diantaranya hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri SH, mengungkapkan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Mendapat informasi tersebut, personel piket Polsek Selupu Rejang langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).
"Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Personel piket Polsek Selupu Rejang langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat," ujar Hasan Basri.
Berdasarkan keterangan saksi, Yuyun (55), yang juga Ketua RT setempat, kebakaran pertama kali diketahui saat dirinya sedang berada di dalam rumah. Ia mendengar teriakan warga yang menyebut adanya kebakaran.
BACA JUGA:Pembangunan 5 Unit RTLH TMMD Ke-128 Seluma Dikebut
BACA JUGA:May Day Bengkulu 2026 Berlangsung Damai, Buruh Pilih Dialog dan Aksi Sosial Ketimbang Turun ke Jalan
"Saat itu saksi sedang makan di rumah, lalu mendengar warga berteriak ‘api, api, kebakaran’. Ketika keluar rumah, api sudah terlihat membesar di depan rumahnya,” jelas Hasan Basri mengutip keterangan saksi.
Dari hasil penyelidikan awal, api diduga berasal dari rumah milik IR (alm), yang diketahui sudah lama tidak ditempati atau dalam kondisi kosong. Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah warga lainnya.
"Dugaan sementara, kebakaran disebabkan konsleting listrik dari rumah kosong milik IR. Api kemudian menyebar ke rumah milik Doris, Ujang Badar, Tondi, serta menyambar rumah Atik Denan dan Robinson yang berada di bagian belakang," tambahnya.
Adapun total rumah yang terdampak dalam kejadian ini berjumlah enam unit, masing-masing milik Doris (30), Ujang Badar (65), Tondi (sekitar 50), Atik Denan (50), Robinson (50), serta rumah kosong milik IR (alm).
Petugas pemadam kebakaran yang dibantu warga setempat berjibaku memadamkan api. Sebanyak tiga unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.53 WIB.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.53 WIB dengan bantuan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan partisipasi masyarakat," terang Hasan Basri.
Akibat kejadian tersebut, para korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp600 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
"Kerugian ditaksir sekitar Rp600 juta dan dipastikan tidak ada korban jiwa," pungkasnya. (ary)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
