BINTUHAN,BE-Lantaran merasa terancam jiwanya, Doni Afrizal (33) warga Desa Air Dingin Kecamatan Kaur Selatan, melaporkan salah seorang oknum Polisi berinisial AR bertugas di Polsek Kaur Selatan, ke Mapolres Kaur. “Saya melaporkan oknum Polisi itu karena selama ini dia telah mengancam saya,”kata Doni, kepada BE kemarin. Dikatakan Doni, laporan ini dilakukan lantaran ia merasa terancam jiwannya, oleh pengancaman pembunuhan dilakukan oleh oknum berpangkat Bripka tersebut. Atas kejadian tersebut korban merasa jiwanya selama ini terancam oleh pelaku. “Sebenarnya kasus ini sudah lama dan ancaman ini sudah terjadi ketiga kalinya dan nyawa saya terancam, terpaksa saya tempuh ke jalur hukum sebagai jalan penyelesaiannya,” ujarnya. Data yang berhasil dihumpun BE, peristiwa pencancaman oleh oknum polisi tersebut, terjadi Rabu (13/8) sekitar pukul 19.30 WIB di kediaman korban. Berawal dari korban tiba-tiba didatangi pelaku dan langsung menantang korban untuk berkelahi. Pada saat itu pelaku sempat mengancam korban dengan kata membunuh korban. Dengan ancaman tersebut korban sendiri tidak mengetahui persis. Sebab korban sendiri tidak sama sekali berurusan dengan pelaku. “Saya itu tidak kenal sama dia, dan tiba-tiba dia dang kerumah saya langsung ngancam mau bunuh saya,”ujarnya. Dugaan sementara, pelaku mendatangi kediaman korban, lantaran pelaku merasa dirinya dituding berbuat selingkuh dengan istri korban. Sebagimana diketahui jika saat ini batera rumah tangga korban sedang bermasalah. Bahkan telah memasuki persidangan di Pengadilan agama. Lantaran tak terima dengan ulah oknum tersebut, korban akhirnya mekaporkan peristiwa ini ke Polisi. “Saya itu saat ini minta kepada Polisi untuk mendindak lanjuti laporan saya ini, karena selama ini saya merasa diancam oleh pelaku itu,”ujarnnya. Sementara itu Kapolres Kaur AKBP Dirmanto, SH, SIK melalu Kanit Tipikor Ipda H.Simanungkalit, SH membenarkan, jika pihaknya telah menerima laporan korban. Dikatakan Kanit, saat ini pihaknya sedang mempelajari laporan tersebut. “Untuk saat ini laporan sudah kita terima, dan segera kita proses, apakah kasus ini termasuk pidana atau etik. Jika kode etik akan kita limpahkan ke Propam,”pungkasnya.(618)
Warga Ngaku Diancam Polisi
Sabtu 16-08-2014,20:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,16:25 WIB
Ahli UI Soroti Pemisahan Perkara Korupsi PLTA Musi, Ingatkan Risiko Dua Kali Penghukuman
Selasa 03-11-2026,16:22 WIB
Rotasi Pejabat Eselon II Pemkot Bengkulu Ditargetkan Tahun Ini
Selasa 03-11-2026,16:10 WIB
Penyalahgunaan BBM Subsidi Terbongkar di 10 Wilayah Bengkulu, 15 Orang Tersangka
Selasa 03-11-2026,16:15 WIB
Pemkot Bengkulu Siapkan Beasiswa Kuliah 2027, Warga Kurang Mampu dan Anak Berprestasi Jadi Prioritas
Selasa 03-11-2026,15:53 WIB
Desember 2026, RS Pratama Ipuh Ditargetkan Layani Pasien BPJS
Terkini
Rabu 04-11-2026,15:51 WIB
SBY Sentil Kasus Penyadapan Ilegal Lewat Cuitan Politik Liar
Rabu 04-11-2026,15:35 WIB
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Dinyatakan Tak Terbukti Korupsi Mega Mall
Rabu 04-11-2026,14:26 WIB
Walikota Minta OPD Pemkot Bengkulu Percepat Realisasi Program Akhir Tahun
Rabu 04-11-2026,14:23 WIB
Walikota Dedy Wahyudi Siapkan Larangan Vape bagi ASN Pemkot Bengkulu
Rabu 04-11-2026,14:20 WIB