BINTUHAN,BE-Belum adanya hukum yang membuat efek jera diberlakukan oleh aparat penegak hukum atau Pemkab Kaur terhadap penambang illegal, membuat mereka semakin menjadi dalam menjalankan aktifitasnya. Puluhan meter kubik pasir, karang dan batu diangkut dalam setiap hari diberbagai wilayah galian C ilegal. “Penambang pasir ini jarang terang-terangan, biasanya main kuncing-kucingan, “ kata Nasrul (42) warga Kecamatan Nasal. Salah satunya terjadi di Desa Batu Lungun Kecamatan Nasal, penambang dengan seenaknya mengambil pasir pantai dan menjualnya dengan warga yang membutuhkan atau proyek pemerintah yang sedang berjalan. Bahkan saat aparat berupaya mengetahui pelakunya, bahkan para penambang dengan beraninya melakukan kucing kucingan dengan petugas. “Setidaknya 20 meter kubik pasir berhasil dikeluarkan dari pantai batu lungun. Selain pasir penambangan juga terjadi terhadap karang yang lazim disebut warga dengan istilah rikai,” ujarnya. Lain lagi dengan pantai pelabuhan Pasar Lama, meski berada di Bintuhan, namun aparat terkait tidak mampu melakukan upaya penanganan. “Saat ini ketianggian pasir pantai pasar lama sudah tidak setinggi beberapa tahun silam, sebab setiaphari selalu dikeruk bahkan beberapa bagian terdapat lobang menganga,” kata warga setempat. Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Kaur Anuar Sanusi, S.Pd membenarkan sudah menerima laporan terbut, bahkan pihaknya sudah berapa kali melakukan sidak. Namun hasilnya khusus untuk pantai Batu lungun selalu nihil. Ini lantaran para penambang sudah pandai dengan waktu. Sehingga saat jam kantor mereka tidak melakukan aktifitas. \"Kami juga kuwalahan, sebab meski kedapatan namun tidak ada efek jera akibatnya mereka kembali melakukan penambangan lagi, sebab hanya diberikan peringatan dan tidak ditindak,\" katanya. Ditambahkanya, ia juga tak menyayangkan ulah oknum tidak bertanggung jawab tersebut, sebab bukan hanya di Desa Batu Lungun saja namun juga terjadi dibeberapa lokasi lain yang juga para penambang terkesan cuek saat didatangi petugas. \"Kami berharap kesadaran warga meningkat dan mengetahui kalau perbuatan tersebut sangat membahayakan sebab tidka diberikan izin lantaran dapat merusak alam dan mengganggu lingkungan sekitar,\" jelasnya.(618)
Penambangan Ilegal Merajalela
Kamis 07-08-2014,20:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,13:43 WIB
Kesiapan Bengkulu Hadapi Ancaman Megathrust Terus Diperkuat Lewat Simulasi
Minggu 19-04-2026,13:54 WIB
Warga Bengkulu Meriahkan Besurek Night Carnaval 2026: Pesona Budaya Memancar di Pusat Kota
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB
Produk Halal Jadi Kebutuhan Mendasar, Komisi VIII DPR RI Ingatkan Kesadaran Masyarakat dan Pelaku UMKM
Minggu 19-04-2026,14:56 WIB
Pengelolaan Dana Haji Kian Transparan, DPR RI dan BPKH Paparkan Sistem Pengawasan Berlapis di Bengkulu
Minggu 19-04-2026,13:33 WIB
Gubernur Helmi Hasan Apresiasi Partai Kebangkitan Bangsa Lewat Dukungan Pembangunan
Terkini
Minggu 19-04-2026,19:43 WIB
Kue Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2025
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,19:07 WIB
Luar Biasa! SPPG Padang Lebar Jadi Role Model Dapur Gizi Modern dan Ramah Lingkungan
Minggu 19-04-2026,19:01 WIB
Dari Lokal ke Digital, UMKM Bengkulu Selatan Siap Bersaing
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB