TAIS, BE - Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Seluma dimungkinkan akan menerima tambahan penghasilan resiko kerja. Pasalnya, saat ini usulan anggaran tersebut Rp 384 juta tengah dibahas oleh Banggar DPRD. “Mayoritas yang berisiko kerja ini adalah mereka yang tenaga kontrak, mengingat mereka inilah yang siang malam bekerja serta setiap kegiatan siapa yang lebih dikedepankan. Ini perlu untuk diperjuangkan,” terang Ketua komisi I DPRD Seluma H Asran. Dijelaskannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma harus mengeluarkan aturan dan peraturan bupati. Sekalipun saat ini aturan tidak membenarkan selain PNS menerima tambahan penghasilan resiko dalam bekerja. Sehingga hal ini membuat kabag Adminsitrasi Hukum harus membenahi aturan tersebut. Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Seluma Irihadi menjelaskan, Pemkab akan segera mengakomodir untuk mengeluarkan Perbub dan aturan untuk pembayaran tambahan penghasilan resiko kerja. Termasuk dalam besaran dan mekanisme pembayaran. “Kita akan mengeluarkan arutan dan besaran serta mekanisme dari pembayaran tambahan penghasilan resiko kerja ini” katanya.(333)
Satpol Dapat Penghasilan Lebih?
Senin 21-07-2014,18:08 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,12:22 WIB
Tak Perlu Surat Pengantar, Ini Cara Pindah Faskes BPJS Antar-Kota via Mobile JKN
Selasa 03-11-2026,16:25 WIB
Ahli UI Soroti Pemisahan Perkara Korupsi PLTA Musi, Ingatkan Risiko Dua Kali Penghukuman
Selasa 03-11-2026,13:28 WIB
Megawati Hangestri Debut di Hyundai Hillstate, IBK Altos Jadi Ujian Pertama
Selasa 03-11-2026,16:22 WIB
Rotasi Pejabat Eselon II Pemkot Bengkulu Ditargetkan Tahun Ini
Selasa 03-11-2026,12:09 WIB
Musim Hujan Bikin Biji Kopi Berjamur? Ini Cara Menjemur dan Menyimpan yang Tepat
Terkini
Rabu 04-11-2026,10:15 WIB
Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan, Presiden Prabowo dan Sejumlah Menteri Jadi Target
Rabu 04-11-2026,10:12 WIB
Kasus Penyadapan Ilegal, Jenderal LSP Terancam Penjara hingga 10 Tahun
Rabu 04-11-2026,10:09 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penetapan Tersangka Jenderal LSP Bukan Kasus Makar
Selasa 03-11-2026,22:35 WIB
Eks Kapolri Hingga Perwira Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Milik Presiden
Selasa 03-11-2026,16:25 WIB