BENGKULU, BE - Saksi Capres-Cawapres nomor urut 1, Prabowo-Hatta, Marliadi menolak menandatangi berita acara hasil rekapitulasi perolehan suara Pilpres dalam rapat pleno KPU Kota Bengkulu, kemarin. Alasan Marliadi, pihaknya mempersoalkan dan menyatakan keberatan terhadap pelaksanaan Pilpres karena pemilih yang menggunakan KTP/KK mancapai angka 6 ribu orang lebih. \"Ini akan kita pertanyakan kenapa banyak sekali masyarakat yang tidak terdaftar dalam DPT. Sehingga kami keberatan,\" kata Marliadi. Terkait hal tersebut, Ketua KPU Kota Bengkulu Darlinsyah mengatakan, persoalan banyaknya pemilih yang tidak terdaftar di DPT disebabkan tingkat migrasi penduduk di kota berbeda dengan kabupaten. Sehingga sulit untuk menakomodir pemilih tersebut secara keseluruhan. Namun apa yang dilakukan oleh saksi Prabowo-Hatta tersebut, tidak menghalangi keputusan rapat pleno KPU. Dijelaskannya, jika salah satu saksi tidak bersedia memberikan tanda tangan, cukup dengan ditandatangai saksi yang lain ataupun anggota KPU yang ada. \"Sesuai dengan aturan, berita acara ditanda tangi oleh KPU dan saksi. Namun jika tidak ditandatangani saksi, maka bisa ditandatangi oleh saksi atau anggota KPU yang lainnya. Intinya pleno ini tetap sah,\" katanya. Sementara itu, dari rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara di Nala Sea Side Hotel tersebut diketahui, Jokowi-KJ meraih 83.135 suara, sedangkan Prabowo-Hatta 81.132 suara. Suara Jokowi-JK melampaui Prabowo-Hatta dengan perbandingan 50,61 persen dan Prabowo meraih 49,39 persen dari total 164.267 suara. Selisihnya 0,22 persen. \"Kami sudah melakukan rapat pleno KPU, dan itu sudah sesuai dengan peraturan pemerintah dan tata tertib yang berlaku,\" Ketua KPU Darlinsyah. Ditambahkannya, dari hasil pleno tingkat KPU kota tersebut, hasil perhitungan yang diperoleh tidak ada perbedaan dengan hasil perhitungan yang dilakukan di tingkat PPK. Sebab pihak KPU sudah berusaha maksimal dalam memberikan bimbingan kepada KPPS hingga PPK. \"Sebelumnya kita sudah melaksanakan bimbingan teknik (Bimtek) selama 11 hari yang dimulai dari tingkat KPPS hingga PPK, jangan sampai terjadi kesalahan suara calon, sebab jika terjadi pebedaan akan berakibat hal yang tidak baik,\"ujarnya. Selain itu, Darlinsyah juga mengatakan, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, TNI, pemda dan tim kampanye yang telah memberikan pengaman, dan berkerjasama sehingga pleno tersebut dapat berajalan dengan dengan baik. (cw3)
Saksi Prabowo Tolak Tanda Tangan
Jumat 18-07-2014,15:16 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 14-03-2026,11:51 WIB
Dirut PT Hensan Andalas Jadi Tersangka Baru Korupsi PLTA Musi
Sabtu 14-03-2026,11:42 WIB
Perkuat Sinergi Akademisi dan Praktisi, Posko Studi Kepolisian Hadir di UNIB
Sabtu 14-03-2026,11:46 WIB
Walikota Bengkulu Batasi Harga Kelapa Muda dan Es Teh di Pantai Panjang
Sabtu 14-03-2026,12:55 WIB
Ahmad Kanedi Isyaratkan Banding Usai Divonis Bersalah di Kasus Mega Mall–PTM
Sabtu 14-03-2026,12:11 WIB
Walikota Cup Bengkulu 2026 Siap Digelar di Pantai Panjang
Terkini
Sabtu 14-03-2026,20:53 WIB
Daftar Produk Dove Terbaik untuk Perawatan Seluruh Anggota Keluarga
Sabtu 14-03-2026,15:51 WIB
Disnakertrans Mukomuko Ingatkan Perusahaan Bayar THR H-7 Lebaran, Dilarang Dicicil atau Ditunda
Sabtu 14-03-2026,15:42 WIB
Stok BBM Nelayan Bengkulu Aman Hingga Lebaran, DKP Pastikan Pasokan SPBN Tersedia
Sabtu 14-03-2026,12:57 WIB
Hendri Praja Jabat Plt Bupati, Pemprov Pastikan Pemerintahan Rejang Lebong Tetap Stabil
Sabtu 14-03-2026,12:55 WIB