CURUP, BE - Belum tuntas persolaan anjloknya harga, sejumlah petani cabe di kawasan Kecamatan Selupu Rejang juga terancam gagal panen. Pasalnya, puluhan hektar tanaman cabe milik petani terkena penyakit busuk kering menular yang dengan cepat menyebar ke tanaman cabe lainnya. \"Penularanya sangat cepat, dan cabe yang masih hijau jika terkena langsung busuk hingga kondisinya kering dan hanya sebagian yang bisa dipanen,\" kata Slamet (46) petani cabe Desa Sumber Urip Selupu Rejang, Jum\'at (13/6). Menurut Slamet, perkembangan penyakit busuk kering sangat cepat, karena khawatir akan rugi semakin banyak akibat penyakit tersebut, petani terpaksa memanen buah tanaman cabe lebih cepat. \"Kalau sudah kena langsung nyebar ke cabe lainya, kita panen lebih cepat terpaksa,\" tuturnya. Hingga saat ini, petani masih belum bisa menanggulangi baik menggunakan racun maupun semprot, penyakit tersebut tidak bisa diatasi. \"Banyak yang sudah menyemprot dengan berbagai jenis racun pestisida, tapi penyakit terus berkembang,\"katanya. Salah satu cara efisien agar petani tetap mendapatkan hasil panen, terpaksa petani memanen cepat dengan memetik buah yang masih hijau meski harganya jauh berbeda dengan cabe merah. \"Kalau tidak dipetik hijau, kita kebagian manen, bahkan kalo yang kebunya sudah sebagian terkena terpaksa dicabut agar tidak menular,\" akunya. Di bagian lain, selain penyakit yang menyerang, petani juga mengeluhkan harga cabe merah yang sangat murah sejak beberapa minggu terakhir. \"Banyak yang bangkrut pak, sudah terkena penyakit harganya murah, cabe merah sekarang masih Rp. 4.000/Kg, kalau yang hijau bisa sampai Rp. 1.500/Kg,\" tuturnya. (999)
Puluhan Hektar Cabe Gagal Panen
Sabtu 14-06-2014,10:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,14:48 WIB
Bayar PBB Kini Lebih Praktis, Bapenda Kota Bengkulu Hadirkan Layanan Pembayaran Lewat Mobile Banking
Senin 29-06-2026,14:12 WIB
Ditinjau Dirjen Cipta Karya Chandra Situmorang, Pemkot Bengkulu Tegaskan Dukung Penuh Penataan DDTS
Senin 29-06-2026,14:39 WIB
Bocah 9 Tahun Nyaris Diculik di Kepahiang, Lolos dari Kebun Kopi Saat Motor Pelaku Pecah Ban
Senin 29-06-2026,14:56 WIB
Kasus Cik Oboy Makin Melebar, Polisi Bongkar Aliran Dana dan Buru Dugaan Pelaku Lain
Terkini
Senin 29-06-2026,16:50 WIB
25 Kepala Sekolah Dilantik, Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Mutu Pendidikan
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,15:37 WIB
Pemkot Bengkulu Percepat Digitalisasi PAD, Libatkan OPD hingga Lurah
Senin 29-06-2026,15:32 WIB