TUBEI,BE - Setelah Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSI memerintahkan Dinas Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olahraga (Diknaspora) Lebong untuk melakukan pengecekan terhadap kebutuhan biaya operasional pendidikan siswa SMA sederajat di Kabupaten Lebong, kali ini giliran Komisi I DPRD Lebong yang membidangi soal Pendidikan meminta agar MKKS mempersentasikan kebutuhan biaya operasional pendidikan siswa ini. Komisi I DPRD Lebong berjanji bakal mengupayakan kekurangan biaya operasional pendidikan siswa ini dapat dianggarkan melalui APBD Kabupaten Lebong. Sekretaris Komisi I DPRD Lebong Syahirwanto SSos saat dikonfirmasi mengenai kekurangan biaya pendidikan tersebut mengaku terkejut. Pasalnya, diketahuinya selama ini pendidikan di Lebong gratis dan ini sudah digembar-gemborkan pada periode pemerintahan sebelumnya. \"Selama ini yang kita tahu bahwa pendidikan di Lebong gratis dan ini sudah muncul sejak periode pemerintahan sebelumnya. Saat itu kita sudah menganggarkan bantuan untuk sekolah demi mendukung pendidikan gratis ini, polanya sama dengan bantuan BOS dari pemerintah pusat,\" ungkap Syahirwanto. Dirinya pun mengakui, bantuan biaya pendidikan yang dianggarkan melalui APBD Lebong ini sempat dikhawatirkan tumpang tindih dengan bantuan pendidikan dari pemerintah pusat. Bantuan yang dianggarkan dewan dalam APBD Lebong ini awalnya diharapkan untuk seluruh siswa namun dalam perjalanannya berubah menjadi seperti beasiswa. \"Yang kita inginkan itu adalah bantuan bagi seluruh sekolah bukan bentuknya beasiswa. Mengenai persoalan kekurangan biaya pendidikan ini kita akan pelajari dulu. Kita berharap pihak MKKS dapat mengajukan (mempersentasikan) ini secara resmi kepada DPRD Lebong,\" lanjutnya. Ditambahkannya, dari persentasi ini nanti akan diketahui seberapa besar kebutuhan biaya pendidikan persiswa SMA sederajat di Kabupaten Lebong. Ia juga meminta, agar data yang disampaikan nantinya benar-benar kebutuhan real. \"Bila perlu yang anak pejabat dan anak yang tergolong mampu tidak dimasukkan dalam data ini. Agar bantuan yang diberikan hanya ditujukan untuk warga kita yang kurang mampu. Ini berlaku untuk semua sekolah SMA sederajat tanpa memandang status sekolahnya baik swasta maupun negeri karena yang belajar itu adalah anak-anak kita,\" kata Politisi PAN ini. Ia pun menegaskan, secara pribadi siap untuk mendukung adanya bantuan dana pendidikan yang bersumber dari anggaran daerah, asalkan data yang diajukan tersebut benar-benar real siswa yang kurang mampu. \"Karena pada bantuan anggaran daerah untuk pendidikan yang sudah kita anggaran tahun-tahun sebelumnya terlalu banyak indikasi penyelewengan dan kita tidak ingin itu terjadi kembali. Pendidikan ini adalah soal generasi muda kita (Lebong) yang bakal menjadi penerus pembangunan,\" pungkasnya.(777)
MKKS Diminta Persentasi
Jumat 13-06-2014,15:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 12-04-2026,12:29 WIB
DPD RI Soroti Disharmonisasi Regulasi Koperasi, Dorong Penguatan Perda di Daerah
Minggu 12-04-2026,11:50 WIB
Gubernur Helmi Soroti Kinerja OPD, Minta Disiplin dan Pelayanan Prima ke Masyarakat
Minggu 12-04-2026,15:38 WIB
Meriah! 480 Peserta Ramaikan Lomba Burung Walikota Cup di HUT ke-307 Kota Bengkulu
Minggu 12-04-2026,20:34 WIB
Tim Satgas Damai Cartenz Polres Pegunungan Bintang dan TNI Temukan Ladang Ganja dalam Patroli Taktis
Minggu 12-04-2026,15:41 WIB
Pasar di Kota Bengkulu Kembali Semrawut, Wali Kota Siapkan Langkah Tegas
Terkini
Minggu 12-04-2026,23:31 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Salurkan 50 Meja Portable di Belungguk Point
Minggu 12-04-2026,20:41 WIB
Ditengah Tekanan Geopolitik Global, Ekonomi Bengkulu Diprediksi Terus Tumbuh
Minggu 12-04-2026,20:34 WIB
Tim Satgas Damai Cartenz Polres Pegunungan Bintang dan TNI Temukan Ladang Ganja dalam Patroli Taktis
Minggu 12-04-2026,20:31 WIB
Gerai Koperasi Desa Terus Bertambah
Minggu 12-04-2026,20:28 WIB