ARGA MAKMUR, BE - Dugaan pungutan lias (Pungli) yang sering terjadi di lingkungan Lapas Kelas IIB Arga Makmur, sampai ke telingan Kalapas. Pungli itu terjadi antar karyawan dan warga yang ingin berkunjung ke Lapas. Kalapas kelas II B Arga Makmur, Agus Prakosa Bc Ip SH, menegaskan akan menghentikan praktek pungli di instansinya. Hal itu bertujuan mengingatkan karyawan dan pengunjung agar tidak melakukan pungli. Pasalnya pelayanan di lapas ini adalah gratis, dan tidak ada ketentuan untuk pembayaran dalam bentukapapun. \"Kita tidak ingin masyarakat mengatkan kalau mau masuk kelapas itu harus bayar sekian rupiah, tidak ada sama sekali, semua disini gratis,\" jelas Agus. Sebagaimana diketahui, untuk mengunjungi keluarga didalam Lapas gratis. Hanya saja pihak keluarga yang membesuk harus mentaati peraturan. Ada pelarangan bentuk barang bawaan yang tidak boleh diberikan kepada warga binaan Lapas. Salah satunya berbentuk sajam yakni pisau, gunting ataupun lainnya, \"Saya tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan adanya pembayaran didalam sini. Kalau bayar itu pungli namanya, silahkan besuk pada jam besuk, pihak pembesuk pun harus mentaati peraturan yang ada,\" papar Agus. Agus menegaskan untuk stop pungli di Lapas. Apalagi Kemenkum HAM sudah mengeluarkan mandat agar tidak ada pungli dalam bentuk apapun. Dengan mendeklarasikan stop pungli itu, merupakan langkah kongrit dalam peningkatan integritas petugas masyarakat yang sudah berlaku diseluruh Indonesia. \"Makanya kita harus melakukan stop pungli. Tujuannya untuk peningkatan integritas petugas masyarakat, jadi didalam lapas ini tidak ada yang bayar,\" pungkasnya. (117)
Kalapas : Stop Pungli di Lapas
Jumat 02-05-2014,16:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,14:48 WIB
Bayar PBB Kini Lebih Praktis, Bapenda Kota Bengkulu Hadirkan Layanan Pembayaran Lewat Mobile Banking
Senin 29-06-2026,14:12 WIB
Ditinjau Dirjen Cipta Karya Chandra Situmorang, Pemkot Bengkulu Tegaskan Dukung Penuh Penataan DDTS
Senin 29-06-2026,14:39 WIB
Bocah 9 Tahun Nyaris Diculik di Kepahiang, Lolos dari Kebun Kopi Saat Motor Pelaku Pecah Ban
Senin 29-06-2026,14:56 WIB
Kasus Cik Oboy Makin Melebar, Polisi Bongkar Aliran Dana dan Buru Dugaan Pelaku Lain
Terkini
Senin 29-06-2026,16:50 WIB
25 Kepala Sekolah Dilantik, Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Mutu Pendidikan
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,15:37 WIB
Pemkot Bengkulu Percepat Digitalisasi PAD, Libatkan OPD hingga Lurah
Senin 29-06-2026,15:32 WIB