ARGA MAKMUR, BE - Masih beroperasinya tambang galian C ilegal disejumlah daerah, membuat Bupati BU Dr Ir HM Imron Rosyadi MM MSi geram. Pasalnya pemerintah daerah sudah mengambil tindakan tegas terhadap tambang-tambang itu. Namun pada kenyataanya, penutupan yang dilakukan tidak digubris oleh pemilik dan terus menjalankan aktivitas penambangan. \"Kalau penambang ilegal itu terus melanggar, pemda akan membawa persoalan ini ke jalur hukum agar mereka jera,\" kata Imron. Sebagaimana diketahui, di Kecamatan Batik Nau, Air Napal, Air Padang, Arga Makmur, Lais merupakan daerah penambangan galian C ilegal. Penertiban yang dilakukan pemda itu bertujuan untuk penertiban administrasi. Tidak hanya itu, lokasi penambangan yang dianggap rawan merusak lingkungan juga ditutup. Tim penertiban galian C diminta bersikap tegas dan tidak tebang pilih dalam bertugas. \"Kalau sudah ada tim, tidak perlu lagi menunggu waktu. Para penambang ilegal harus dipidanakan secepatnya. Apa harus bupati yang turun langsung melakukan penertiban itu,\" tegas Imron. Sementara Kadistamben BU Ramadhanus SE melalui kasi pengawasan pertambangan, Boy Sinaratman SSos mengatakan, untuk melakukan penertiban tersebut sangat sulit dilakukan. Karena warga beralasan, penambangan itu merupakan mata pencaharian satu-satunya. Pun begitu, tim akan dirapatkan kembali untuk tindakan selanjutnya. \"Kali ini tidak main-main lagi akan kita bawa ke jalur hukum saja, karena sudah menjadi tugas tim,\" pungkas Boy. (117)
Bupati : Dipidanakan Penambang Ilegal!
Senin 13-01-2014,16:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB