Dua Kecamatan Jadi Penangkaran Padi

Minggu 29-12-2013,12:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar

KOTA BINTUHAN, BE - Dinas Pertanian sudah melakukan evaluasi soal lokasi penangkaran benih padi, yakni dua kecamatan dijadikan lokasi penangkaran benih padi di Balai Benih Unggul (BBU), yakni Desa Suku Tiga Kecamatan Nasal dan Desa Jawi kecamatan Kinal. Dua lokasi tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan benih petani. \"Kita sudah menetapkan dua lokasi tersebut sebagai penangkaran, mengingat lokasi keduanya sangat memungkin untuk penangkaran. Selain itu fasilitas juga memadai dan akan dilengkapi tahun depan,\" kata kadis Pertanian, Dafrial M AP didampingi  Sekretaris Kastilon Sirad SSos,  kemarin. Dua lokasi tersebut akan dikembangkan Varietas Unggul Baru (VUB). Pasalnya VUB  tersebut merupakan komponen utama dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman padi. Pihaknya juga akan mengembangkan empat VUB padi sawah namun pihaknya masih memakai Inpari 12 dan cigelis sedangkan dua VUB masih dalam pengkajian .Setelah dikembangkan nantinya penyebaran VUB yang dinilai sesuai dengan  konsumen masyarakat petani, maka pihaknya akan mengembangkanya.  \"Namun semua itu masih  uji coba apakah berhasil atau tidak, namun biasanya akan berhasil mengingat benih padi tersebut sesuai yang dipakai masyarakat jika tidak cigelis atau inprai 12 dan inpari 14, itulah yang sering dipakai masyarakat,\" jelasnya. Untuk fasilitas dua lokasi tersebut, kata Dafrial,  agar bisa menghasilkan benih berkualitas pihaknya sudah menyiapkan tenaga Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) yang handal, kemudian benih berasal dari benih bermutu. Namun dari dua lokasi tersebut ada satu yang fasilitasnya sudah memadai yakni BBU Suku Tiga Nasal, sebelumnya memang lokasi tersebut memang sudah pernah digunakan untuk pengembangan bibit. \"Mengenai fasilitas saat ini tidak perlu diragukan lagi, yang penting benih padi unggul kemudian mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Kita harapkan jangan seperti tahun lalu kekurangan benih padi,\" jelasnya. Sementara itu, untuk pembuatan penangkaran di dua lokasi dinas pertanian sudah menganggarkan Rp 2 miliar tahun 2014 mendatang, untuk pengadaan benih padi dan juga fasilitas lainya.\"Sehingga tahun depan diharapkan tidak ada kekurangan benih padi di 15 kecamatan,\" jelasnya. (823)

Tags :
Kategori :

Terkait