KEPAHIANG - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kepahiang terus mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya penganekaragaman konsumsi makanan. Hal ini untuk menekan konsumsi beras masyarakat mengingat pertumbuhan penduduk terus bertambah saat ini. \"Penduduk makin bertambah, sedangkan lahan pertanian tetap segitu-segitu saja, bahkan cenderung berkurang. Makanya kami perlu menyosialisasikan pentingnya ketahanan pangan dan menekan konsumsi beras,\" ujar kadispertan Kepahiang Ir Taufik MD, kemarin. Dikatakannya, konsumsi beras akan terus meningkat jika tidak ada diversifikasi makanan. Banyak tanaman yang memiliki kandungan karbohidrat sama seperti nasi. Misalnya jagung dan umbi-umbian. \"Dalam pameran HUT Kepahiang nanti, kita juga akan memberikan pemahaman bagi pengunjung,\" terangnya. Menurutnya, salah satu program mengurangi konsumsi beras ialah dengan sosialisasi Model pengembangan Pangan Pokok Lokal (MP3L). \"Untuk itu perlu langkah antisipasi dalam menngurangi konsumsi beras, salah satunya dengan meningkatkan konsumsi pangan pokok lokal contohnya jagung, umbi-umbian tadi. Program itu kami sebut MP3L,\" tandasnya.(505)
Tekan Konsumsi Beras
Minggu 29-12-2013,10:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 27-08-2026,16:52 WIB
28 Ribu Warga Bengkulu Nikmati BPJS Gratis, Pemkot Perkuat Jaminan Kesehatan
Kamis 27-08-2026,12:01 WIB
Syarifudin Dilantik Jadi Sekda Definif Kabupaten Lebong
Kamis 27-08-2026,12:22 WIB
Sering Berkeringat Berlebihan? Ini Fakta Hyperhidrosis yang Perlu Diketahui
Kamis 27-08-2026,13:49 WIB
Didukung 53 Personel, Damkar Mukomuko Masih Terkendala Armada dan Pos
Kamis 27-08-2026,13:43 WIB
Tiga Satpam Mundur, RSUD Mukomuko Segera Rekrut Tenaga Pengamanan Baru
Terkini
Jumat 28-08-2026,09:39 WIB
Ada yang Paling Setia hingga Paling Misterius, Ini Fakta 12 Zodiak
Kamis 27-08-2026,16:53 WIB
Pemkot Bengkulu Perkuat Komitmen Menuju Zero Stunting
Kamis 27-08-2026,16:52 WIB
28 Ribu Warga Bengkulu Nikmati BPJS Gratis, Pemkot Perkuat Jaminan Kesehatan
Kamis 27-08-2026,16:41 WIB
Alur Pulau Baai 6,5 Meter LWS, Dua Kapal Bawa 7.500 Ton Pertalite Lancar Bersandar
Kamis 27-08-2026,16:27 WIB