Badai yang terjadi selama tiga hari terakhir yang terjadi di kabupaten Bengkulu Utara (BU), membuat warga yang berprofesi sebagai nelayan di Desa Talang Arah tidak melaut. Para nelayan ini khawatir jika dipaksakan melaut akan terbawa gelombang air laut. Sehingga beberapa hari ini warga sudah tidak lagi mendekati laut. \"Harus istritrahat dulu, kalau dipaksakan bekerja dikhawatirkan kapal akan dibawa gelombang,\" ujar Rizal, Kades Talang Arah. Untuk sementara waktu, para nelayan yang tidak melaut, terpaksa menganggur dan melakukan aktifitas di rumah. Hal itu berimbas pada sumber penghasilan yang minim. Pasalnya sekali melaut, biasanya para nelayan bisa menjual ikannya kepada warga, serta mengimpor ikan keluar kabupaten yang mencapai ratusan kilo bahkan sampai satu ton ikan dengan beragam jenis ikan. \"Selama badai ini, kita larang dulu nelayan melaut,\" singkat kades. (117)
Badai, Nelayan BU Tidak Melaut
Kamis 19-12-2013,19:32 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB