PUTRI HIJAU, BE – Karywan PLN, Rahmat (28), mengalami nasib sial. Dia dianiaya sejumlah warga Desa Kota Bani Kecamatan Putri Hijau. Kejadian ini terjadi sekira pukul 21.30 WIB dipicu permasalahan kabel listrik yang longgar dan sedang diperbaiki Rahmat). Kronologis berawal ketika Sugi (30), warga Desa Talang Arah hendak menuju Desa Air Muring. Tiba di Desa Kota Bani ada karyawan PLN sedang memeperbaiki kabel listrik yang tengah rusak itu, karena kondisi yang gelap, Sugi terus melaju dengan menggunakan sepeda motornya, yang akhirnya ia tersenggol kabel tersebut hingga kesentrum dan terjatuh dari motor. Yang tak lama kemudian datang kades Talang Arah, Abu Saman yang mengetahui kejadian tersebut dan segera mengkondisikan situasi agar tidak terjadi keributan, yang akhirnya kades menyuruh pulang pegawai PLN tersebut, karena dikhawatirkan warga yang mengetahui kejadian itu akan menghakiminya. Tak lama kemudian datang lagi dua rekan Rahmat, yang juga pegawai PLN yakni Heri (22) dan Efri (21) kelokasi kejadian, lagi kades menyuruh keduanya pulang, karena permasalahan itu akan diselesaikan secara kekeluargaan dan pengerjaan kabel listrik itu dilanjutkan keesokan hari, ternyata diketahui rekannya Heri belum juga pulang. Warga yang mengetahui Heri adalah karyawan PLN akhirnya ia dikeroyok oelh warga yang berdatangan ke lokasi, hingga korban mengalami luka lebam dimuka serta tangan akibat serangan warga yang memukulinya. \"Awalnya sudah saya suruh pulang, tapi malah dia ini tidak pulang, jelas saja warga menjadi marah, yang akhirnya ia dipukul warga,\" jelas kades. Usai mengamankan korban dari amukan massa itu, kades meminta agar keduanya damai kekeluargaan saja dan tidak memperpanjang masalah tersebut melalui jalur hukum. \"Keduanya juga sudah sepakat tidak lapor polisi dan diselesaikan secara kekeluargaan saja, dan sekarang permaslahannya sudah tuntas, proses damai saja,\" jelas kades. Kades berharap kepada pihak PLN jika ada laporan kerusakan listrik disiang hari untuk segera ditindak lanjuti, kalaupun tidak bisa langsung diperbiki dan dilakukan perbaikan dimalam hari, hendaknya memberikan tanda atau aba-aba sedang ada perbaikan listrik, sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi. Mendapati laporan itu, Kapolres Bengkulu Utara (BU) Ahmad Tarmizi SH melalui kapolsek Putri Hijau Ipda Eka Candra melalui kanit reskrim Ipda Sihana membenarkan adanya kejadian tersebut, dan dijelaskan Sihana tidak ada laporan untuk penganiayaan tersebut, karena kedua belah pihak sudah sepakat untuk berdamai agar diketahui juga oleh pihak kades dan kepolisian. \"ya kita himbau kepada warga untuk tidak mengulangi perbuatan pengeroyokan jika tidak mengetahui duduk permaslahan sebenarnya, hilangkanlah sifat menghakimi orang lain, apalagi itu tidak ada unsur kesengajaan,\" jelasnya. (117)
Karyawan PLN Diamuk Massa
Kamis 19-12-2013,13:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,19:00 WIB
Fasilitas Kesehatan RSKJ Soeprapto Bengkulu Disorot dan Dibahas di Forum DPD RI Bersama Kemenkes
Selasa 14-04-2026,09:39 WIB
Resmi Dilauncing, Remis Jadi Maskot MTQ-37 Seluma
Selasa 14-04-2026,11:53 WIB
PUPR Sidak Proyek, Jalan Air Kemang Dibangun Maksimal
Selasa 14-04-2026,13:20 WIB
Penulisan Nama Harus 2 Suku Kata dan 60 Karakter, Ini Penjelasan Disdukcapil Kota Bengkulu
Selasa 14-04-2026,13:16 WIB
Pemkot Bengkulu Dorong Pengaktifan Risma, Wali Kota: Bentengi Generasi Muda dari Tren Negatif
Terkini
Selasa 14-04-2026,15:48 WIB
DPMD Mukomuko Deadline Desa Kirim Berkas Lomba Awal Mei Mendatang
Selasa 14-04-2026,15:45 WIB
Mapping Kerawanan, Pemkab Mukomuko Gandeng APH Perketat Pengamanan Pilkades di 37 Desa
Selasa 14-04-2026,15:29 WIB
Persiapan Haji Bengkulu 2026 Capai Tahap Final, Pemprov Pastikan Kesiapan Menyeluruh
Selasa 14-04-2026,15:00 WIB
Penasihat Hukum Klaim Dana Beby–Sakya Hussy Transparan, Bantah Unsur TPPU
Selasa 14-04-2026,14:58 WIB