AIR NAPAL, BE - Kabupaten BU merupakan pemasok ikan terbesar di Provinsi Bengkulu dan masuk juara tiga nasional pemasok terbesar di Indonesia, dengan pasokan mencapai 9.899,11 ton per tahunnya. Meski termasuk pemasok ikan terbesar di provinsi, untuk pasokan ikan itu masih didatangkan dari Kota Bengkulu. Pasalnya untuk budidaya ikan masih kurang, apalagi ikan laut lebih banyak dari Kota Bengkulu, dengan demikian pasokan ikan masih dibutuhkan suplai dari kota Bengkulu. \"Pasokannya masih ada dari Kota Bengkulu, dan ini memang seperti itulah perputaran ekonomi para nelayan, \" kata Bupati Dr Ir HM Imron Rosyadi MM MSi. Dalam rangka meningkatkan produksi perikanan tangkap dan kesejahteraan masyarakat nelayan, bupati mengharapkan masyarakat mulai membudidayakan makan ikan. Terutama untuk generasi penerus agar dapat menjadi generasi yang sehat, kuat, dan cerdas. Saat ini ada 66 kelompok nelayan ikan yang tersebar di Kecamatan Air Napal yang memiliki dua pangkal pusat ikan (PPI). \"Ikan itu banyak sekali gizinya, jadi mulai sekarang mari kita budayakan makan ikan,\" ujar Imron. Sementara itu, Mahmud (40), salah satu nelayan dikecamatan Air Napal, mengatakan untuk pangkal PPI di kecamatan tersebut selalu digunakan nelayan untuk menerima pasokan ikan laut. Sehingga pasokan yang ada di jual ke keluar kabupaten bahkan ada yang dipesan untuk di bawa ke luar Provinsi. \"Karena ikan laut maupun tawar dari kabupaten BU memang disukai dan kesegarannya terjamin,\" ujarnya. (117)
Pasokan Ikan Capai 9.899 ton/tahun
Jumat 06-12-2013,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB