KEPAHIANG, BE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepahiang memberikan kesempatan khusus bagi warga Kepahiang yang memiliki hak suara namun tidak terakomodir dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan beberapa saat yang lalu. Caranya warga tersebut cukup mendatangi KPU dengan membawa bukti identitas kependudukan seperti kartu keluarga (KK) atau KTP. \"Nanti warga yang tidak masuk DPT namun memiliki persyaratan untuk memilih, akan kita masukkan dalam daftar pemilih khusus (DPK). Ini kita lakukan guna mengakomodir hak pilih warga kepahiang,\" ujar Ketua KPU Kepahiang Ujang Irmansyah SP melalui Divisi Sosialisasi Irwansyah kemarin. Dikatakannya, setelah pihaknya menerima laporan warga yang belum terakomodir dalam DPT ini. Nantinya pihaknya sebelum 14 hari waktu pelaksanaan pencoblosan akan mentapkan kembali DPK. \"Untuk itu peran serta aktif masyarakat dan peserta pemilu sangat dibutuhkan agar tidak ada warga yang telah memiliki hak pilih, yang tidak terdaftar. Silahkan sampaikan laporan itu ke PPS, PPK atau ke KPU secara langsung, dengan membawa bukti identitas kependudukan seperti KK, dan atau KTP,\" jelasnya. Sebelumnya KPU Kepahiang kembali menetapkan DPT sebanyak 108.178 pemilih. Jumlah ini berkurang sebanyak 940 pemilih, dari total sebanyak 109.118 pemilih yang ditetapkan pada awal November lalu. Dalam DPT ini terdapat sebanyak 55.666 pemilih laki-laki dan 52.512 pemilih perempuan, dengan jumlah TPS sendiri sebanyak 294 TPS (505)
KPU Buka Pemilih Khusus
Kamis 05-12-2013,15:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB