KEPAHIANG, BE - Rencana Pemkab Kepahiang merealisasikan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dimanfaatkan untuk pengembangan budidaya tanaman Sengon dihalangi anggota dewan. Setidaknya, dua orang dewan menolak mentah-mentah program tersebut, Zurdinata SIP dan Edwar Samsi SIP MM. Alasan keduanya, anggaran Rp 24,1 miliar item ADD untuk 2014 tersebut dinilai tumpang tindih. \"Anggaran ADD kita alokasikan sebanyak Rp 24,1 M ditahun 2014 mendatang bagi desa penerima di Kepahiang. Anggaran ini kita masukkan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Perempuan dan KB,\" kata Zurdinata, kemarin. Dikatakannya, dalam kesempatan itu, banggar memberi catatan agar dana ADD tidak lagi diprioritaskan untuk menyukseskan program budidaya sengon. \"Kami sepakati Rp 24,1 miliar, namun tidak boleh lagi untuk program sengon. Tahun ini Rp 10 juta dialokasikan untuk menyukseskan sengon, itu tumpang tindih namanya, karena budidaya sengon itu posnya ada di Dishutbun,\" terangnya. Sementara, Edwar Samsi SIP MM menyampaikan realisasi ADD 2013 telah dinilai gagal oleh pihaknya. Pasalnya ADD tidak terealisasi sesuai dengan yang diharapkan. \"ADD 2013 kita anggap gagal, karena peruntukkannya tidak sesuai dengan keinginan saat ADD ini disepakati untuk direalisasikan dulu. Harapan kami, pada 2014, ADD bisa digunakan untuk kepentingan pembangunan desa,\" katanya. Dikatakannya, pada tahun 2014 mendatang ADD tidak termasuk honor perangkat desa. Sehingga jika ada Perangkat desa yang membuat keterangan pertanggungjawaban dalam ADD untuk honor perangkat, hal tersebut merupakan suatu penyalahgunaan. \"Honor perangkat desa tidak termasuk dalam ADD. Jadi, DPPKAD jangan pura-pura tidak tahu. Honor Kades akan kami anggarkan di DPPKAD dan belum masuk tahap pembahasan,\" tandasnya. (505)
Dewan Halangi Program Sengon
Rabu 04-12-2013,14:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB
Jurusan Kehutanan UNIB Dampingi Petani Hutan, Ubah Limbah Kulit Kopi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB