KEPAHIANG, BE - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepahiang kini berencana akan memangkas jumlah tenaga honorer. Dikatakan Plt Direktur RSUD, H Tajri Fauzan SKM MSi, pasti dilakukan jika kondisi keuangan rumah sakit yang memburuk tak kunjung membaik. Tenaga honorer RSUD bsendiri, kata Tajri, 50 orang dengan rincian petugas kebersihan, jaga malam, Satpam dan juru masak. \"Memang ada selintingan yang menyampaikan Rumah Sakit kita ini akan bangkrut. Di sini perlu diperjelas yang bangkrut itu sistem pembayarannya, sehingga mengenai hal ini akan segera kita perbaiki. Salah satunya perbaikan ini mengenai pembagian uang jasa medis yang selama ini kita mengacu pada Perda. Mengenai pengurangan tenaga honorer akan kita lakukan jika keuangan kita tidak membaik,\" ujarnya. Menurutnya, subsidi dari Pemda sangat diperlukan, walaupun saat ini RSUD Kepahiang sudah berpredikat Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang mengelola keuanganya secara mandiri. \"Masalah keuangan di RSUD ini bisa diatasi dengan adanya subsidi dari Pemda sehingga dalam RAPBD 2013 ini kita sangat mengharapkan adanya subsidi ini. Pengertian BLUD di sini hanya kami memiliki kebebasan menggunakan anggaran saja sehingga kalau ada pasien miskin bisa langsung kami tindaklanjuti langsung,\" jelasnya. Dikatakannya, saat ini yang memberatkan keuangan rumah sakit yakni mengenai TKS yang jumlahnya sekitar 30 orang dan adanya pembayaran jasa medis bagi karyawan rumah sakit yang dinas malam. \"Insentif terhadap honor lepas sebesar Rp 650 ribu perbulan jumlahanya sebanyak 50 orang, honor ini beradasarkan SK bupati langsung. Untuk besaran jasa medis bagi yang dinas malam sebesar Rp 25 ribu per dinas malam dan ini bisa dilakukan karyawan PNS ataupun honorer,\" tandasnya. (505)
RSUD Pangkas Honorer?
Sabtu 23-11-2013,16:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 30-06-2026,13:58 WIB
Sidang Latifa Memanas, Kuasa Hukum Tolak Hasil Audit dan Pertanyakan Status Auditor Eksternal
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Selasa 30-06-2026,13:56 WIB
Kasus Investasi Bodong Yeyen Berpotensi Berkembang, Korban Minta Dugaan TPPU Diusut
Selasa 30-06-2026,14:02 WIB
Audit Eksternal Perkuat Dugaan Penggelapan CV Mandiri Sejahtera, Nilai Kerugian Lebihi Hasil Audit Internal
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Terkini
Selasa 30-06-2026,15:21 WIB
Desa di Bengkulu Segera Nikmati Penguatan Listrik, Pemprov, ESDM dan PLN Berpacu Tuntaskan Kendala Lisdes 2026
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,14:31 WIB
Tingkatkan Kualitas Data Pembangunan, 10 OPD Pemkot Bengkulu Ikuti Pembinaan Statistik Sektoral
Selasa 30-06-2026,14:21 WIB
Dinkes Mukomuko Desak Evaluasi Total Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Selasa 30-06-2026,14:19 WIB