NAPAL PUTIH, BE - Terisolirnya desa Lebong Tandai Kecamatan Napal Putih, diperkirakan akan mencapai dua bulan kedepan. Dimana kondisi saat ini sangat memprihatinkan warga desa. Parahnya lagi sembako berupa beras mencapai harga RP 50 ribu dan harga cabai tembus dengan harga Rp 170 ribu. Padahal untuk dipasaran harga cabai hanya Rp 40 ribu hingga Rp 48 ribu. \"Ya kondisinya memang sangat memprihatinkan sekali, longsor dimana-mana sehingga molek pun tidak bisa sampai ke lokasi tujuan, harga cabai dan beras yang sangat mahal sekali,\" ujar camat Napal Putih, M Sabi\'i. Sementara itu, Kades Lebong Tandai, kamarudin juga mengatakan, upaya yang dilakukan sudah melaporkan ke pemerintah kabupaten dan provinsi terkait keadaan desa melalui kecamatan. Harapannya ada perhatian dari pemerintah terhadap desa ini. Pasalnya sejauh ini tidak pernah mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun. \"Kalau ada yang mengatakan sudah memberikan bantuan ke desa kami ini yang mengatas namakan pemerintah provinsi, itu bohong, sama sekali belum ada bantuan,\" tandas kades. Menyikapi harga sembako mahal itu, mau tidak mau kalau ada uang terpkasa membeli sedikit demi sedikit, dan banyak warga makan hanya seadanya. Hal itu dikarenakan harga mahal dan untuk keluar masuk desa harus berjalan kaki puluhan meter, karena jalan molek sudah longsor dibeberapa titik. \"Hanya ada bantuan dari kabupaten Bengkulu Utara (BU), mesin penyedot air untuk menyingkirkan tanah longsor, kalau sembako tidak ada, kami warga desa sangat berarap bantuan itu,\" katanya. Terpisah, Kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) BU, Drs Rahmat Riyanto mengatakan, untuk melakukan perbaikan lokasi itu sulit. Pasalnya sebagian warga ada yang menentang untuk perbaikan jalan, karena digunakan sebagai untuk mencari penghasilan. \"jadi kami sulit untuk melakukan tindakan, karena ada yang pro dan kontra, ini memang penyakit tahunan desa itu,\" jelasnya. Dari penuturan kepala BPBD itu, tampak jelas kalau pemerintah daerah acuh tak acuh menyikapi desa terisolir tersebut, yang seharusnya utamakan kesejahteraan rakyat akan tetapi malah takut mengambil keputusan untuk kebaikan bersama. (117)
Harga Cabai Tembus Rp 170 ribu/kg
Jumat 22-11-2013,17:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 14-04-2026,15:45 WIB
Mapping Kerawanan, Pemkab Mukomuko Gandeng APH Perketat Pengamanan Pilkades di 37 Desa
Selasa 14-04-2026,11:53 WIB
PUPR Sidak Proyek, Jalan Air Kemang Dibangun Maksimal
Selasa 14-04-2026,09:39 WIB
Resmi Dilauncing, Remis Jadi Maskot MTQ-37 Seluma
Selasa 14-04-2026,13:20 WIB
Penulisan Nama Harus 2 Suku Kata dan 60 Karakter, Ini Penjelasan Disdukcapil Kota Bengkulu
Selasa 14-04-2026,13:16 WIB
Pemkot Bengkulu Dorong Pengaktifan Risma, Wali Kota: Bentengi Generasi Muda dari Tren Negatif
Terkini
Selasa 14-04-2026,15:48 WIB
DPMD Mukomuko Deadline Desa Kirim Berkas Lomba Awal Mei Mendatang
Selasa 14-04-2026,15:45 WIB
Mapping Kerawanan, Pemkab Mukomuko Gandeng APH Perketat Pengamanan Pilkades di 37 Desa
Selasa 14-04-2026,15:29 WIB
Persiapan Haji Bengkulu 2026 Capai Tahap Final, Pemprov Pastikan Kesiapan Menyeluruh
Selasa 14-04-2026,15:00 WIB
Penasihat Hukum Klaim Dana Beby–Sakya Hussy Transparan, Bantah Unsur TPPU
Selasa 14-04-2026,14:58 WIB