IPUH, BE – Akibat hujan disertai badai dan gelombang tinggi, ratusan nelayan diwilayah Ipuh dan sekitarnya tidak melaut. Ini memberikan dampak yang signifikan bagi para nelayan maupun konsumen atas permintaan ikan. Mayoritas ikan yang dijual di pasar tradisional di kecamatan tersebut didatangkan dari luar daerah. “ Walaupun ada yang melaut, hanya beberapa nelayan saja. Ikan yang dikonsumsi masyarakat saat ini dari laur daerah dan sudah tidak segar lagi,” ujar Ketua Forum Kades Kecamatan Ipuh, Surahmin dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin. Ikan yang didatangkan dari luar daerah itu seperti ikan tongkol dan dencis. Harganya pun cukup tinggi, ikan tongkol mencapai Rp 60 ribu/kg dan dencis Rp 40 ribu/kg. Menurutnya, jika cuaca buruk dan gelombang besar dalam waktu yang panjang, dikhawatirkan perekonomian nelayan akan terpuruk. “ Nelayan di kecamatan ini memang ada aktifitas lainnya seperti sawah dan kebun sawit. Bagi yang tidak ada aktifitas lain, hanya menunggu cuaca dan gelombang kembali bersahabat dan ada pula yang tetap nekad melaut,” pungkasnya. (900)
Nelayan Libur Melaut
Senin 18-11-2013,16:42 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 07-09-2026,11:30 WIB
Musim Kemarau Belum Usai, Ini Tips Menjaga Tubuh agar Tidak Mudah Sakit
Senin 07-09-2026,13:40 WIB
Dugaan Fee Rp1,32 Miliar Pengadaan Tangki Septic Kementerian PU Terungkap di Sidang
Senin 07-09-2026,16:32 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Diperkirakan Menyebar ke Bengkulu, Warga Diimbau Waspada
Senin 07-09-2026,13:42 WIB
Sidang OTT KPK, Sales CMC Ungkap Dugaan Fee 10–15 Persen Proyek Genset RSKJ untuk Direktur Jasmen
Senin 07-09-2026,11:37 WIB
Mata Sering Kering dan Perih? Ini Kebiasaan yang Bisa Jadi Penyebabnya
Terkini
Senin 07-09-2026,16:32 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Diperkirakan Menyebar ke Bengkulu, Warga Diimbau Waspada
Senin 07-09-2026,16:03 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Targetkan 130 Tapping Box Terpasang hingga Akhir 2026
Senin 07-09-2026,16:01 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi, BPBD Mukomuko Minta Warga Tenang dan Saring Informasi
Senin 07-09-2026,16:00 WIB