ARGA MAKMUR, BE - Belum tuntasnya permasalahan lahan stadion Arga makmur seluas enam hektar, permasalahan lsin kembali muncul. Proyek hutan kota yang dikerjakan pemerintah daerah yang berlokasi di dekat kantor BKD Bengkulu Utara, juga bermasalah. Lahan seluas seperempat hektar itu ternyata belum dibebaskan, namun akan dikerjakan proyek pemerintah daerah. Medi Rian (35) warga Arga Makmur yang juga merupakan anggota DPRD BU, sekaligus pemilik lahan mengatakan, lokasi kebun sawit itu adalah milik orang tuanya. Sejauh ini, keluarganya belum mendapatkan ganti rugi terkait proyek itu. \"Silahkan saja mereka bangun dilokasi tersebut, namun sertifikat tanah asli ada pada keluarga kami. Kita tidak tahu apa yang terjadi kedepannya, pemerintah daerah kurang teliti, dan pembebasan lahan setahu saya belum ada,\" jelas Medi Rian. Lebih lanjut dikatakannya, jikapun diminta bukti atas kepemilikan sertifikat tanah itu, keluarganya siap menunjukkan bukti. Menurutnya untuk pembebasan lahan itu belum dilakukan sama sekali. \"Pemerintah jangan asal mengerjakan proyek dilokasi yang bermasalah,\" tukasnya. Sementara itu, Kepala BLH BU, Drs Alex Periansyah MM mengatakan pembebasan lahan itu sudah dilakukan sejak tahun 2006 lalu. Namun ia mengaku tidak tahu secara pasti bukti pembebasan pembayaran lahan. Pasalnya untuk pembangunan hutan kota itu dipegang oleh empat SKPD yakni Dishutbun, Disporapar, BLH, dan dinas PU. Dan anggaran itu dikucurkan dari APBN melalui dana DAK sehingga dikelola oleh daerah melalui APBD 2013 lebih kurang Rp 1,19 Miliar yang dikelola oleh proyek CV Linggau Abadi. \"Setahu saya pembebasan lahan itu sudah dilakukan sejak tahun 2006 lalu. Untuk buktinya saya lupa karena ada empat SKPD yang terlibat, dan nantinya akan saya cek dan pertanyakan lagi,\" demikian Alex. (117)
Proyek Hutan Kota Bermasalah
Senin 18-11-2013,15:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB
Jurusan Kehutanan UNIB Dampingi Petani Hutan, Ubah Limbah Kulit Kopi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB