KEPAHIANG, BE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepahiang berupaya maksimal menekan angka pemilih yang tak menggunakan hak pilih atau golongan putih (Golput) pada Pemilu 2014 mendatang. Salah satu caranya, dibentuk relawan demokrasi sebanyak 25 orang. \"Tujuan pembentukan relawan demokrasi ini untuk menekan angka golput pada Pemilu di Kepahiang mendatang. Anggota relawan ini juga kita himpun dari 3 unsur yang berbeda,\" ujar Komisioner KPU Kepahing Irwansyah kepada BE. Dikatakannya, dengan adanya relawan demokrasi ini, pihaknya mentargetkan partisipasi pemilih dalam Pemilu di Kepahiang bisa meningkat menjadi 80 persen. Yang mana angka ini naik 10 persen dibandingkan dengan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2009 di Kepahiang yang hanya sebanyak 70 persen saja. \"Target kita dengan adanya relawan demokrasi ini angka golput bisa ditekan sampai dengan 20 persen. Sehingga terget kita ada sebanyak 80 persen pemilih dari jumlah DPT kita,\" jelasnya. Menurutnya, untuk menekan angka golput ini, pihaknya juga telah membentuk agen sosialisasi Pemilu di sekolah-sekolah di Kepahiang yang tujuanya untuk menggaet para pemilih pemula. Selain itu, pihaknya juga secara rutin menjadi pembina upacara disekolah-sekolah tingkat atas setiap hari senin dengan materi tentang Pemilu. \"Untuk relawan pemilu ini, masa kerjanya sampai pelaksaaan Pilpres dan Pilkada karena untuk di Kepahiang jadwalnya berdekatan. Mereka terdiri dari 3 unsur, keterwakilan perempuan, keagamaan serta kelompok marginal,\" jelasnya. (505)
KPU Bentuk Relawan Demokrasi
Jumat 25-10-2013,17:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,16:17 WIB
KPK Geledah Serentak 3 Lokasi di Rejang Lebong, Dua Koper Barang Bukti Disita
Jumat 13-03-2026,15:54 WIB
Cegah Arus Pendek Saat Mudik, Damkar Bengkulu Imbau Warga Lepas Regulator Kompor Gas
Jumat 13-03-2026,15:22 WIB
Polres Mukomuko Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Sembako Terjangkau
Jumat 13-03-2026,15:10 WIB
Komunikasi Usang di Era Digital : Alasan Mengapa Publik Selalu Marah Dengan Program dan Kebijakan Pemerintah
Jumat 13-03-2026,14:42 WIB
Perkuat Konsep Eco-Hotel, Santika Indonesia Gandeng Rekosistem Kelola Limbah Operasional
Terkini
Sabtu 14-03-2026,12:57 WIB
Hendri Praja Jabat Plt Bupati, Pemprov Pastikan Pemerintahan Rejang Lebong Tetap Stabil
Sabtu 14-03-2026,12:55 WIB
Ahmad Kanedi Isyaratkan Banding Usai Divonis Bersalah di Kasus Mega Mall–PTM
Sabtu 14-03-2026,12:44 WIB
Kapan Zakat Mal Wajib Dibayar? Ini Syarat dan Jenisnya
Sabtu 14-03-2026,12:27 WIB
Gubernur Bengkulu Temui Menteri Komdigi, Bahas Sinyal Lemah di 40 Desa
Sabtu 14-03-2026,12:22 WIB