Banner HONDA
BPBD

Bupati Bengkulu Selatan Jawab Keluhan Nelayan, Break Water Muara Pasar Bawah Dibangun

 Bupati Bengkulu Selatan Jawab Keluhan Nelayan, Break Water Muara Pasar Bawah Dibangun

Titik nol pembangunan break water dipimpin Kepala Dinas PUPR Bengkulu Selatan Iwan Darmawan.-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Kabar gembira bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan di kawasan Pasar Bawah, Kecamatan Pasar Manna. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur strategis berupa break water atau penahan ombak di muara Pasar Bawah, Kamis 09 April 2026.

Pembangunan ini ditandai dengan kegiatan titik nol yang dilakukan Dinas PUPR Bengkulu Selatan bersama masyarakat setempat. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya bertahap pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor perikanan.

Kepala Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Iwan Darmawan, ST, langsung memimpin proses titik nol pembangunan. Break water yang direncanakan memiliki panjang sekitar 160 meter itu akan dibangun di sisi kiri muara Pasar Bawah.

Menurut Iwan, pembangunan ini merupakan hasil pemetaan pemerintah daerah yang mengakomodir aspirasi masyarakat, terutama para nelayan yang selama ini menghadapi kesulitan saat keluar masuk muara akibat gelombang dan pendangkalan.

“Dilakukan pengamanan (bangun break water) untuk masuknya para nelayan dari laut ke muara,” terang Iwan, Jumat 10 April 2026.

Ia menjelaskan, proyek ini dilaksanakan pada tahun 2026 dengan dukungan anggaran APBD sebesar Rp 1,4 miliar. Diharapkan, keberadaan break water nantinya dapat memberikan rasa aman bagi nelayan saat beraktivitas.

BACA JUGA: Polres Bengkulu Selatan Bersihkan Masjid, Wujudkan Lingkungan Ibadah ASRI

BACA JUGA:Kapolda Bengkulu Turun Langsung, Konservasi Penyu Warga Terancam Abrasi Dapat Perhatian

“Mudah-mudahan karena kondisi alam tidak bisa ditebak,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Iwan menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan solusi nyata bagi masyarakat pesisir, khususnya dalam membuka akses yang lebih aman di pintu laut.

“Harapan ke depan kita ajak Dinas Perikanan untuk membangun fasilitas bangunan lain yang menjadi kebutuhan nelayan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid SDA Dinas PUPR, Gunawan, menambahkan bahwa pembangunan penahan arus ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kecelakaan serta mempermudah akses nelayan menuju dermaga Pasar Bawah.

“Atas instruksi Bupati kami berharap dengan pembangunan penahan arus pantai ini bermanfaat untuk nelayan,” katanya.

Di lokasi yang sama, Camat Pasar Manna, Rio Ariwibo, turut menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan tersebut. Ia menilai proyek ini sangat tepat, mengingat selama ini nelayan kerap mengalami kesulitan akibat pendangkalan muara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: