ARGA MAKMUR, BE - Bangunan kandang sapi untuk kelompok tani (poktan)Desa Balam Kecamatan Lais menuai persoalan. Seharusnya kandang dibangun permanen dengan anggaran Rp 600 juta, akan tetapi realisasinya tidak sesuai dengan peruntukkannya. Lokasi proyek itu merupakan lahan orang lain, yang tidak diketahui kepemilikannya. Akibatnya warga setempat resah karena menilai proyek itu salah sasaran. Padahal peruntukkan untuk kepentingan masyarakat banyak. \"Kami tidak tahu tanah siapa yang dipagar itu, uang kita hilang saja, dan kades juga belum memberikan penjelasan pasti,\" ujar salah satu warga, Marjoyo (38). Kadis Pertanian dan Peternakan Bengkulu Utara (BU), Ir Maswandi menjelaskan untuk pemagaran kandang sapi dilakukan oleh Poktan. Mengenai persoalan di Desa Balam, Maswandi mengaku belum tahu persoalan itu. Walaupun hal itu menjadi tanggung jawab instansinya.\"Masalah ternak di desa melalui pengawasan pihak pertanian. Untuk pembangunan kandang sapi yang dikelola oleh Poktan memang diberikan sebagai lokasi perkembangbiakan ternak,\" kata Maswandi. Diakuinya bantuan untuk Poktan memang banyak permasalahan. Selain ternak itu sendiri yang dipermasalahkan, sejumlah perlengkapan pendukung lainnya sering kali diselewengkan oleh penerima.\" Evaluasi dan pengawasan akan terus kita lakukan untuk bantuan yang kita kucurkan untuk Poktan,\" tukas Maswandi. (117)
Kandang Sapi Poktan Bermasalah
Kamis 24-10-2013,18:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB
Jurusan Kehutanan UNIB Dampingi Petani Hutan, Ubah Limbah Kulit Kopi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB