BENGKULU, BE - Penipu dengan modus penelepon mengatakan anak korban kecelakaan dan harus dioperasi kembali memakan korban. Pelaku meminta korban mentransfer sejumlah uang dengan alasan untuk biaya operasi anak korban, padahal hal itu bohong belaka. Kali ini, PNS Provinsi, Samsul Fajri (54) warga Jalan Adam Malik 5 No 91 RT 12 kelurahan Sidomulyo Kecamatan Gading Cempaka menjadi korbannya. Akibat penipuan ini korban kehilangan uang tabungannua senilai Rp 9,8 juta, yang ditransfernya ke rekening pelaku melalui mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Menurut korban, peristiwa tersebut terjadi Kamis (17/10) sekitar pukul 12.23 WIB, di TKP (Tempat Kejadian Perkara) ATM Bank Mandiri Panorama Kelurahan Lingkar Timur. Berawal dari korban menerima telepon dari nomor 081382414425 atas nama Dr Handoko dan nomor 081296366417 atas nama dr Rendi. Pelaku mengatakan anak korban mengalami kecelakaan dan harus segera dioperasi. Kemudian pelaku minta korban mengirimkan uang Rp 9,8 juta untuk biaya operasi anak korban. Diduga karena cemas dengan keselamatan anaknya, korban lalu mengikuti permintaan pelaku dan mentransfer uang yang diminta pelaku ke rekening 091060719 atas nama Ikasari, sesuai permintaan pelaku. Setelah mengirim uang, korban baru mengecek kondisi anaknya. Ternyata anak korban dalam sehat, tidak mengalami kecelakaan seperti yang dikhabarkan penelepon tersebut. Pelapor baru menyadari, dirinya menjadi korban penipuan setelah melihat kondisi anaknya itu. Ia lalu melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke Polres Bengkulu. \"Kita imbau warga lebih hati-hati, jangan langsung percaya kektika mendapat telepon dari orang yang tidak dikenal. Pastikan dulu kabar yang disampaikan penelpon tersebut, jangan langsung mengirimkan uang saja,\" jelas Kapolres Bengkulu AKBP Iksantyo Bagus Pramono SH MH melalui Kabag Ops AKP Mada Ramadita SIK kemarin. (320)
PNS Tertipu Telepon Anak Kecelakaan
Sabtu 19-10-2013,10:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,09:23 WIB
Ribuan KK Terdampak Banjir, BPBD Kota Bengkulu Masih Lakukan Pendataan
Selasa 07-04-2026,08:58 WIB
Bantuan Bedah Rumah di Bengkulu Segera Jalan, Ini Syarat Penerimanya
Selasa 07-04-2026,08:39 WIB
Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Bengkulu Selatan Keluhkan Penurunan Pembeli
Selasa 07-04-2026,08:42 WIB
Kejari Mukomuko Musnahkan Barang Bukti 34 Perkara, Ganja Dibakar dan Sabu Dilarutkan
Selasa 07-04-2026,10:08 WIB
Penguatan Budaya Daerah dan Perlindungan Bahasa Lokal Dibahas Dalam Raker DPD RI
Terkini
Selasa 07-04-2026,17:05 WIB
Hari Pertama TKA SMP di Kota Bengkulu Diwarnai Kendala Teknis, Disdik Lakukan Evaluasi Harian
Selasa 07-04-2026,16:53 WIB
Sekolah Terdampak Banjir di Bengkulu Didata, SDN 89 Masih Libur Sementara
Selasa 07-04-2026,16:32 WIB
Polda Bengkulu Geledah RSKJ Soeprapto dan BKAD, Dalami Dugaan 'Jual-Beli' Rekrutmen Non ASN
Selasa 07-04-2026,16:28 WIB
Layanan Darurat Mendesak, Dinkes Mukomuko Usul Tambahan Ambulans untuk RS Pratama Ipuh
Selasa 07-04-2026,16:26 WIB