BUNGA MAS, BE - Abrasi air laut yng terus menggerus dataran yang ada di sekitarnya juga mengancam areal persawahan warga Desa Tumbuk Tebing Kecamatan Bunga Mas. Bahkan akibat abrasi air laut itu, sawah yang ada di ataran lembah Tumbuk Tebing saat ini terancam tidak bisa digarap lagi. \"Luas sawah di ataran ini sekitar 55 hektar,\" kata Kepala Desa Tumbuk Tebing, Pandri AS kemarin. Menurutnya, abrasi yang terus mengancam keberadaan sawah ini terjadi dalam tiga tahun terakhir. Setiap air laut pasang, selalu menggenangi sawah warga, bahkan sebagian sawah menjadi pulau. Sebab itu Pandri berharap agar pemerintah dapat memasang pemecah gelombang yang diperkirakannya sepanjang 1 km. Sebab jika tidak dipasang pemecah gelombang, maka dalam waktu beberapa tahun terakhir, ataran sawah ini akan hilang. \"Harapan kami dipasang pemecah gelombang agar sawah warga kami ini dapat kembali digarap dan tidak menjadi lautan,\" harapnya.(369)
Abrasi, 55 Hektar Sawah Rusak
Senin 16-09-2013,20:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 24-08-2026,15:03 WIB
Musim Kemarau dan Angin Kencang, Wali Kota Bengkulu Serukan Warga Waspada Kebakaran
Senin 24-08-2026,14:57 WIB
Wajah Baru Kota Bengkulu, Pembangunan Mulai Menyentuh Kebutuhan Warga
Senin 24-08-2026,16:23 WIB
Misteri Xpander 12 Hari di RS Tiara Sella, Nomor Polisi Ternyata Terdaftar untuk Fortuner
Senin 24-08-2026,14:34 WIB
31 Agustus Berakhir, Polda Bengkulu Usul Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang hingga September
Terkini
Senin 24-08-2026,16:23 WIB
Misteri Xpander 12 Hari di RS Tiara Sella, Nomor Polisi Ternyata Terdaftar untuk Fortuner
Senin 24-08-2026,15:03 WIB
Musim Kemarau dan Angin Kencang, Wali Kota Bengkulu Serukan Warga Waspada Kebakaran
Senin 24-08-2026,15:01 WIB
Pemkot Bengkulu Targetkan 58 Rumah Tak Layak Huni Dibedah Tahun Ini
Senin 24-08-2026,14:59 WIB
Tak Ada Gaji Pengurus, KONI Bengkulu Fokuskan Anggaran untuk Pembinaan Atlet dan Kejar Emas PON
Senin 24-08-2026,14:57 WIB