Agar Masalah Ekonomi Cepat Kelar JAKARTA--Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta para menteri untuk segera menuntaskan semua isu dan masalah ekonomi yang tengah melanda Indonesia saat ini. Untuk tugas itu, Presiden memberi tenggat waktu tiga bulan pada para menteri untuk menyelesaikannya. \"Setiap isu selalu ada solusinya. Jangan jalan di tempat, kalau sudah diputuskan segera jalankan,\" ujar Presiden SBY saat Sidang Kabinet Terbatas bidang ekonomi di kantornya, Jakarta, Selasa (10/9). Pemerintah sebelumnya sudah mengeluarkan empat paket kebijakan demi perbaikan masalah ekonomi. Hal itu, kata Presiden harusnya sudah segera dijalankan sepenuhnya. Menurutnya, saat ini belum semua paket itu terlaksana dengan baik. \"Kalau penyebabnya karena belum adanya kesesuaian antara rencana investasi itu dengan kementerian terkait, segera selesaikan. Kerja di kantor, jangan pulang ke rumah kalau belum selesai,\" tegas Presiden. Sedangkan menyangkut stabilitas harga pangan, Presiden SBY meminta menteri terkait untuk membuat porsi suplay lebih besar dari demandnya. Sementara itu, dalam upaya mengatasi merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, Presiden SBY meminta jajarannya untuk menyimbangkan antara suplay dan demand. Selain itu, Presiden juga menginstruksikan pada para menteri untuk menjalin kolaborasi dengan dunia usaha dalam menyelesaikan pelemahan rupiah. \"Saya ingin betul dalam waktu tiga bulan ini, apa yang ada dalam MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) kalau itu berupa foreign direct investment ataupun peluang investasi untuk dalam negeri, itu konkrit apa yang kita tawarkan. Saya tidak ingin mendengar baik dari pemerintah pusat sendiri atau pemerintah daerah kurang memberikan fasilitas, perijinannya lama akhirnya peluang besar itu tidak jadi datang,\" tandasnya. (nat/jpnn)
SBY Larang Menteri Pulang ke Rumah
Selasa 10-09-2013,21:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 04-09-2026,15:50 WIB
Terungkap di Persidangan, Saksi Dian Ungkap Fee Dua Proyek Pemkab Kaur, Dinkes 2024 dan PUPR 2025
Jumat 04-09-2026,13:34 WIB
Tujuh Siswa SD 59 Diduga Keracunan MBG, Dinkes Kota Bengkulu Kirim Sampel Makanan ke BPOM
Jumat 04-09-2026,13:29 WIB
Pouch Resmi MinyaKita Dipakai Repacking Ilegal, Direktur PT Minyaku Bongkar Jalurnya dari Percetakan
Jumat 04-09-2026,13:27 WIB
Bukan Cuma Dipecat, Usin Sebut Pengabaian SOP MBG Bisa Masuk Ranah Pidana
Jumat 04-09-2026,13:31 WIB
Sempol Diduga Busuk, Tujuh Siswa SD 59 Kota Bengkulu Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG
Terkini
Jumat 04-09-2026,17:34 WIB
Polres Bengkulu Utara Bongkar 7 Kasus Narkoba, Transaksi Sabu via WhatsApp dan COD
Jumat 04-09-2026,17:29 WIB
Disediakan Tong Sampah, Sampah Tetap Berserakan di Pantai Panjang Bengkulu
Jumat 04-09-2026,17:26 WIB
Pemkot Bengkulu Buka Seleksi Dewan Komisaris BPRS Fadhilah, Pendaftaran hingga 11 September
Jumat 04-09-2026,15:50 WIB
Terungkap di Persidangan, Saksi Dian Ungkap Fee Dua Proyek Pemkab Kaur, Dinkes 2024 dan PUPR 2025
Jumat 04-09-2026,14:34 WIB