LEBONG TENGAH, BE - Dn (13) anak di bawah umur yang dinikahi oleh Ik (38) warga Desa Semelako II, saat ini sudah berada di daerah Padang Provinsi Sumatera Barat. Hal tersebut disampaikan oleh orang tua korban, Asmara (42), kepada wartawan kemarin. \"Kalau kata orang-orang sekarang ini anak saya dibawanya (Ik, red) ke daerah Padang, Sumatera Barat. Saya harap polisi bisa segera menjemput dan memeriksa orang yang menikahi anak kami tanpa seizin kami ini,\" harapnya. Selain itu, Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi SIK melalui Kaolsek Lebong Tengah Ipda Haryanto S kepada wartawan menjelaskan, setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya akan berusaha meminta pihak keluarga terlapor untuk menjemput terlapor agar bisa kami lakukan pemeriksaan. \"Saat ini beberapa saksi sudah kita periksa, tinggal lagi melakukan pemeriksaan terhadap korban dan terlapor. Kita lihat saja perkembangannya seperti apa nanti apakah terlapor kita kenakan undang-undang perlindungan anak atau tidak,\" jelas Kapolsek. Sebelumnya, Dn (korban,red) pada tanggal 24 Juli lalu dikabarkan hilang meninggalkan rumah dan diketahui pergi bersama Ik (terlapor,red). Namun kejadian ini udah diselesaikan secara kekeluargan melalui perangkat desa setempat. Namun, setelah kejadian tersebut korban dititipkan dirumah salah satu keluarga di daerah Pelabuhan Talang Leak. Setelah itu, pada tanggal 1 Agustus 2013 lalu korban diketahui pergi meninggalkan rumah kembali. Mendengar kejadian terebut kedua orang tua korban dibantu oleh pihak keluarga mencari keberadaan korban. Bukannya korban yang didapat, namun pada Tanggal 3 Agustus orang tua korban dikejutkan dengan adanya informasi bahwa anaknya tersebut telah dinikahkan oleh Ik tanpa sepengetahuan orang tuanya. Karena tak terima anaknya dinikahkan tersebut, Asmara (42) orang tua korban melaporkan hal tersebut ke Polsek Lebong Tengah untuk diproses secara hukum.(777)
Dn Dilarikan ke Padang
Kamis 15-08-2013,16:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB
Tinjau Pembangunan TPS 3R di Harapan Makmur, Erna Sari Dewi Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Sumber PADes
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB