BEIJING, BE – Kian lama, bisnis jasa memang semakin beragam dan menggiurkan. Di Shenzen, Tiongkok, sebuah perusahaan swasta menawarkan layanan untuk menyusui. Semua boleh menetek. Entah bayi, orang sakit, bahkan mereka yang sudah dewasa. Dengan tarif mahal, klien dewasa pun bisa langsung nyusu kepada sang ’’ibu sewaan’’ tersebut. Adalah Xinxinyu, perusahaan jasa nyleneh itu. Katanya, jasa tersebut diperuntukkan bagi mereka yang ingin mendapat nutrisi terbaik dari air susu ibu. Beberapa daerah di Tiongkok memang percaya bahwa ASI mempunyai nutrisi terbaik dan mujarab untuk menyembuhkan penyakit. Tapi, begitu diturunkan pada Southern Metropolis Daily, alih-alih panen pelanggan, perusahaan itu langsung menuai hujatan. ’’Menjijikkan!’’, semprot sejumlah pengguna situs pertemanan Tiongkok. Cao Baoyin, kolumnis media, menuding, ’’Berita itu memperburuk citra Tiongkok dalam memperlakukan perempuan. Ini degradasi moral bagi orang-orang kaya di Tiongkok,’’ katanya melalui blog. Di berita itu, memang diterangkan bahwa klien dewasa bisa langsung mimik cucu seperti bayi. ’’Kalau malu, minumnya pakai pompa (breast pump) saja,’’ bunyi berita tersebut yang mengutip ucapan pemilik perusahaan, Lin Jun. Klien dewasa dipatok ongkos CNY 16 ribu atau sekitar Rp 26 juta per bulan. Itu empat kali lebih besar ketimbang rata-rata pendapatan warga Tiongkok. Selain itu, ’’ibu sewaan’’ yang cantik, sehat, dan berpenampilan menarik bisa dapat penghasilan lebih gede. Segede ’’modalnya’’. ’’Sayang sekali’’ otoritas setempat memberedel perusahaan itu. Bukan karena soal susu-menyusu tersebut, tapi lantaran Xinxinyu telah menghindari inspeksi selama tiga kali. Wah, bagaimana kalau Pamela Anderson sudah berniat melamar sebagai karyawan ’’perusahaan susu’’ itu? (jpnn)
Jasa Nyusu ala Tiongkok
Minggu 07-07-2013,11:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-04-2026,12:22 WIB
Pamit Memancing, Asep Prasetyo Ditemukan Meninggal di Sungai Akasia
Kamis 23-04-2026,12:19 WIB
Tuntutan Menggunung di Kasus Tambang Bengkulu, Dari 1 Tahun hingga 10 Tahun Penjara
Kamis 23-04-2026,12:25 WIB
Kapolresta Bengkulu Pimpin Sertijab Empat Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Kamis 23-04-2026,12:15 WIB
Proyek Jembatan Timbang Mukomuko Mandek, Masalah Hibah Lahan Jadi Penghambat Utama
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Terkini
Kamis 23-04-2026,18:33 WIB
Tak Ingin Asal Jadi, Dinas PUPR Bengkulu Selatan Gandeng Jaksa Awasi Proyek Jalan
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,18:11 WIB
Pemkot Bengkulu Bongkar Pondok di Pantai Panjang, Siapkan Gazebo Gratis untuk Wisatawan
Kamis 23-04-2026,18:09 WIB
Pemkot Bengkulu Perketat Penataan, Targetkan Pantai Panjang Bebas Pondok Liar
Kamis 23-04-2026,18:07 WIB