JAKARTA - Kasus perusakan bus Persib Bandung di Jalan Gatot Subroto Jakarta, 22 Juni lalu, masih terus diselidiki oleh Polres Jakarta Selatan. Hingga kini Polres Jaksel sudah memeriksa 7 orang saksi yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
\"Kami sudah periksa 7 orang saksi. Mereka murni orang yang berada di TKP saat perusakan bus Persib,\" kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Novi Nurohmat, saat dihubungi via telepon, Kamis (27/6).
Ia juga mengungkapkan, Polres Jaksel juga akan memanggil perwakilan dari Persib Bandung dan Persija Jakarta. Selain itu, panpel pertandingan juga akan dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi.
Salah satu saksi dari panpel yang akan dipanggil bernama Muchsin. Saksi ini sebelumnya dipanggil Komisi Disiplin (Komdis) karena ikut berada di bus Persib saat penyerangan terjadi.
\"Kami masih bingung mencari kesimpulan karena masih banyak saksi yang harus kita periksa,\" terangnya. (abu/jpnn)
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Perusakan Bus Persib
Kamis 27-06-2013,15:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 10-08-2026,14:00 WIB
HS, DPO Kasus MinyaKita Ditangkap di Bengkulu, Polisi Dalami Rantai Produksi dan Distribusi
Senin 10-08-2026,11:44 WIB
19 BUMDes Kedurang Digembleng, Pemkab Bengkulu Selatan Ingin Jadi Mesin Ekonomi Desa
Senin 10-08-2026,17:22 WIB
Pemkot Bengkulu Ikut Meriahkan Road to HKAN 2026, Lepasliarkan Tukik dan Elang Bondol
Senin 10-08-2026,12:00 WIB
Genjot PAD dan Investasi, Wabup Kaur Belajar Tata Kelola ke Pemkot Semarang
Senin 10-08-2026,13:11 WIB
PT Cakrawala Dinamika Energi Ikut Semarakkan Panjat Pinang HUT ke-81 RI
Terkini
Senin 10-08-2026,17:24 WIB
Andalkan Inpres, Pembangunan Jalan Provinsi Bengkulu 2026 Tunggu Kucuran Pemerintah Pusat
Senin 10-08-2026,17:22 WIB
Pemkot Bengkulu Ikut Meriahkan Road to HKAN 2026, Lepasliarkan Tukik dan Elang Bondol
Senin 10-08-2026,17:21 WIB
Dinsos Kota Bengkulu Tingkatkan Pemahaman Pegawai soal Disabilitas
Senin 10-08-2026,17:17 WIB
Pemkab Mukomuko Siapkan Pasar Murah 10 Hari untuk Stabilkan Harga Pangan
Senin 10-08-2026,17:14 WIB