KOTA BINTUHAN,BE– Setelah memastikan lokasi lahan untuk percetakan sawah seluas 400 hektar di hamparan Rumbai Abu di Desa Manau IX Kecamatan Padang Guci Hulu. Tim Teknis Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu dan Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, melakukan verifikasi lahan seluas 400 hektar tersebut apakah masuk ke lokasi hutan lindung Raja Mandare atau tidak. Karena program cetak sawah tahun ini harus segera diselesaikan. \"Kita akan ukur dengan GPS lahan seluas 400 hektar itu, kemudian jika tidak masuk HPT maka Distan Pertanian Provinsi Bengkulu akan membuat Survey Enggeneering Desigh (SED). Sehingga dengan kelayakan pada hasil SED itu, pengerjaan percetakan sawah mulai akan digarap,\" ujar Kadis Pertanian Dan Perkebunan Kaur Asmawan Ssos, kemarin. Dikatakanya, selain pengukuran tim juga akan melakukan evalusi 8 kelompok tani yang telah mengajukan usul pengggarapan. Disana setiap kelompok rata-rata memiliki lahan sekitar 50 hektar. Dimana setiap anggota kelompok maksimal harus memiliki lahan seluas 2 hektar. \"Delapan kelompok ini nantinya akan mendapatkan kucuran dana untuk setiap hamparanya, makanya kita juga akan melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap kelompok tersebut,\" jelasnya. Kemudian itu, selain hamparan Rumbai Abu, kata Asmawan, ada terdapat lokasi lahan cetak sawah yang terletak di Hamparan Durian Pamah dan Air Jernih seluas 48 Hektar yang dikelola oleh satu kelompok serta Hamparan Air Bemban yang juga dikelola 1 kelompok dengan luas lahan sekitar 51 hektar. \"Hamparan tersebut sudah berjalan sejak tahun 2012 yang lalu, hasilnya saat ini tengah membuat batas cetak, kemudian tahun akan dibangun irigasi. Sedangkan untuk Rumba Abu masih menunggu evaluasi,\" jelasnya. Sementara itu, dengan adanya program percetakan sawah baru yang di programkan Dinas Pertanian Provinsi ini. Kedepan, kabupaten Kaur diharapkan mampu menjadi lumbung padi yang dapat mencukupi kebutuhan daerah, juga daerah sekitar. \"Pihaknya akan mengevaluasi hamparan 400 hektar jika berhasil, maka akan ada lagi percetakan sawah seluas 1.000 hektar dilokasi Rumbai Abu. Baru akan dikerjakan tahun depan,\" jelasnya.(823)
Cetak Sawah Diverifikasi
Selasa 25-06-2013,14:30 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 25-04-2026,15:38 WIB
Senator Destita Ungkap Strategi Komunikasi Publik Jadi Kunci Pembangunan Berkelanjutan
Sabtu 25-04-2026,09:09 WIB
Jemaah Haji Diingatkan Patuhi Larangan di Masjidil Haram dan Tanah Haram, Ini Daftarnya
Sabtu 25-04-2026,09:03 WIB
Tips Kesehatan Haji dari Kemenkes, Jamaah Diingatkan Cegah Dehidrasi dan Heatstroke
Sabtu 25-04-2026,09:24 WIB
FISIP UNIB Gelar International Discussion, Bahas Strategi Komunikasi Publik untuk Pembangunan Berkelanjutan
Sabtu 25-04-2026,08:44 WIB
Jadi Pengendali Narkoba di Balik Jeruji, Eks Polisi Penembak Siswa SMKN Semarang Dibuang ke Nusakambangan
Terkini
Sabtu 25-04-2026,20:14 WIB
Pengembalian Rp 159 Miliar Jadi Senjata Pledoi, Bebby Hussy Hadapi Tuntutan 8 Tahun Penjara
Sabtu 25-04-2026,20:09 WIB
393 Jamaah Haji Kloter 1 Bengkulu Siap Berangkat, Usung Tema Ramah Lansia dan Disabilitas
Sabtu 25-04-2026,20:04 WIB
Peresmian Pomindo Perdana di Kota Bengkulu, Solusi Minyak Goreng Murah, Bisa Beli 1000 Rupiah
Sabtu 25-04-2026,16:21 WIB